MEMBICARAKAN batik, seolah tidak aka nada habisnya. Setelah kita membahas macam-macam motif batik Jawa Tengah dan cara merawat kain batik, kini kita akan sedikit bergeser hingga menuju daerah pesisir utara Jawa, Pekalongan.
Di kota ini, lalu lintas perdagangan batik sangat tinggi sangat luar biasa. Mereka tak hanya menerima batik yang dipengaruhi oleh motif-motif keraton dengan warna-warna kawung. Sebelum lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apakah sesungguhnya teknik membatik itu.
Batik berasal dari kata dalam bahasa Jawa, "amba" yang berarti menulis dan "nitik". Batik memang merupakan teknik pembuatan corak dengan menggunakan canting atau cap. Kemudian kain dicelupkan ke dalam bahan perintang warna yakni malam (wax), sehingga bahan pewarna tidak masuk. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah wax-resist dyeing.
Batik Pesisir Pekalongan memiliki corak dan komposisi warna yang lebih kaya. Corak batik biasanya disesuaikan dengan keadaan daerahnya. Seperti Batik Pesisir Pekalongan, simbolisasi motifnya pun bernuansa pesisir. Misalnya motif bunga laut dan binatang laut. Lain halnya dengan Batik Jawa yang dominan dengan motif garis , kotak-kotak, dan konstruksi geometri lainnya. Walau bentuk tangkai, bunga, dan hewan juga masih mendominasi.
Corak batik di daerah ini banyak dipengaruhi oleh kultur Demak yang kental dengan Islam dan juga kultur para pedagang yang datang. Tak heran jika kemudian mereka bisa menerima macam-macam warna dan gambar yang akhirnya bisa menunjukan sikap keterbukaan mereka.
Hingga awal abad ke-20 proses pembatikan yang dikenal adalah batik tulis kemudian berkembang dengan pembuatan batik cap di saat Perang Dunia berkecamuk. Perlu diketahui pula hampir semua Batik Pekalongan memasukkan unsur bunga dan burung Hong ke dalam corak batiknya. Hal ini dipengaruhi oleh corak Cina. Lalu mengapa motif batik pesisir lebih beragam dan kaya? Banyak ahli batik berpendapat hal ini dikarenakan masyarakat pantai jauh lebih terbuka sehingga berani mengekspresikan diri.
Jumat, 25 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2009
(32)
-
▼
September
(18)
- bersyukur
- warung " serba ada guna " pekalongan
- ady collection
- kaya akan moftif dan corak batik pekalongan
- budaya pekalongan
- yok silatur rahmi
- oh kasih
- sedulur ku rak podo teko ( saudaraku ga pada datang )
- meh lebaran yok kita slaam-slaman...
- meh lebaran yok kita slaam-slaman...
- kebodohan waktu sma.. sebel deh...
- mudik bersama kompas (komunitas mahasiswa pekalong...
- komunitas mahasiswa pekalongan di semarang
- lailatur Qadar malam seribu bulan
- selamat hari raya idul fitri
- sisi terminologi idul fitri
- idul fitri
- sepuluh hari terakhir
-
▼
September
(18)
untuk mahasiswa
- student now,leader tomorrow
- pekalongan, jawa tengah, Indonesia
- nama: fadllan ady daya alamat: jalan.hayam wurk kauman Gg.1 no.3 pekalongan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar