Kamis, 30 September 2010
BLOG MENYEHATKAN AKHLAK
bangsa indonesia butuh suatu perubahan, kenapa terjadi banyak bencana dan musibah. mungkin apa yang dikatakan lagu benar " alam mulai bosan, akan dosa-dosa kita " kalo akhlaknya sehat maka semua akan berjalan dengan lancar. dan salah satu menyehatkan akhlak dengan cara berinternet. internet itu seharusnya digunakan untuk kebaikan bukan untuk kejahatan. banyak remaja kita yang hamil diluar nikah juga karena dampak negatif internet. dengan adanya internet sehat semoga bs menyehatkan segala lapisan masyarakat. khususnya para penerus bangsa indonesia.
Label:
http://blogdetik.com/
BLOG MENYEHATKAN AKHLAK
bangsa indonesia butuh suatu perubahan, kenapa terjadi banyak bencana dan musibah. mungkin apa yang dikatakan lagu benar " alam mulai bosan, akan dosa-dosa kita " kalo akhlaknya sehat maka semua akan berjalan dengan lancar. dan salah satu menyehatkan akhlak dengan cara berinternet. internet itu seharusnya digunakan untuk kebaikan bukan untuk kejahatan. banyak remaja kita yang hamil diluar nikah juga karena dampak negatif internet. dengan adanya internet sehat semoga bs menyehatkan segala lapisan masyarakat. khususnya para penerus bangsa indonesia.
Label:
http://blogdetik.com/
INTERNET SEHAT BANGSA BEBAS KKN
bangsa indonesia telah mencetak rekor paling dasyhat, rekor berlomba-lomba KKN,apalagi berita skg ada pengurangan tahanan bagi para koruptor, sungguh ironis sekali. dan dengan di keluarkannnya internet sehat maka di harapkan dapat menyehatkan para pejabat kita serta para penerus generasi bangsa indonesia. zaman skg sungguh ironis skali, ada sebuah berita kalau mau masuk sma harus tes keperawanan apa itu tidak gila??? yang stresss itu siapa sih??
semoga dengan dikeluarkannya internet sehat bukan hnya menyehatkan badan kita namun juga akhlak kita.
selamat internet sehat.
semoga dengan dikeluarkannya internet sehat bukan hnya menyehatkan badan kita namun juga akhlak kita.
selamat internet sehat.
Label:
http://telkomspeedy.com/
Kamis, 10 Juni 2010
MENAPAK JEJAK AMIEN RAIS
amien rais, seorang bapak reformis. beliau sesosok yang sangat disegani, berwibawa,berbicara tentang amien rais saya sangat kagum terhadap beliau.
pembangkit rasa nasionalisme, pintar, bahkan tutur katanya sangat berwibawa. saya sendiri pengen menjadi seorang seprti pak amien rais. jujur, saya mengidolakan beliau. aplagi saat beliau mendirikan sebuah partai, saya langsung bergabung menjadi anggota partai tersebut. amien rais sesosok bapak yang dapat mengayomi anak-anaknya. seperti hatta radjasa, sutrisno bachir, dan lain sebagainya. amien rais sesosok yang sangat berwibawa..
pembangkit rasa nasionalisme, pintar, bahkan tutur katanya sangat berwibawa. saya sendiri pengen menjadi seorang seprti pak amien rais. jujur, saya mengidolakan beliau. aplagi saat beliau mendirikan sebuah partai, saya langsung bergabung menjadi anggota partai tersebut. amien rais sesosok bapak yang dapat mengayomi anak-anaknya. seperti hatta radjasa, sutrisno bachir, dan lain sebagainya. amien rais sesosok yang sangat berwibawa..
Selasa, 27 April 2010
usai sudah ujian nasional
akhirnya bagi anak sma penderitaan yang selama ini membelenggu mereka telah usai, eits namun semua itu bukan akhir dari segalanya, karna ini adalah awala dari perjalanan hidup mereka mereka dituntut untuk lebih berfikir kedepan, jangan berfikir yang pendek, banyak diantara kita yang berfikir setelah lulus mau langsung nikah, so what gt. nikah itu masalah nanti yang terpenting gapai dulu sgala mimpimu.
langkahkan kakimu jangan pesimis, kalian adalah generasi penerus bangsa marilah kita jadikan bangsa ini lebih maju dan marilah kita junjung kejujuran. memang tingkat kelulusan menurun namun alangkah baiknya bila tingkat kejujuran menjadi naik. itu berarti bahwa generasi penerus bangsa ini memang lebh baik secara moril maupun kualitas.
selamat untuk yang lulus, namun bagi yang blum lulus jangan khawatir masih ada kesempatan lagi. masa depanmu masih panjang teman2....
langkahkan kakimu jangan pesimis, kalian adalah generasi penerus bangsa marilah kita jadikan bangsa ini lebih maju dan marilah kita junjung kejujuran. memang tingkat kelulusan menurun namun alangkah baiknya bila tingkat kejujuran menjadi naik. itu berarti bahwa generasi penerus bangsa ini memang lebh baik secara moril maupun kualitas.
selamat untuk yang lulus, namun bagi yang blum lulus jangan khawatir masih ada kesempatan lagi. masa depanmu masih panjang teman2....
Label:
LULUS
Jumat, 26 Maret 2010
Ujian Nasional BUKAN Ujian Nasib
Ketika mendengar kata Ujian Nasional yang ada dalam benak kita adalah Mengerjakan soal,ada pengawasnya serta penentuan kelulusan bagi pelajar yang duduk di bangku kelas 6 SD,3SMP dan 3SMA, namun sesungguhnya apa yang mereka cari? apa hanya sebuah nilai bagus kemudian bisa meneruskan atau bahkan bisa bekerja disuatu perusahaan. kala niat itu hanya demikian itu kurang, segalanya telah diatur oleh allah swt namun kadang kita salah mengarahkan niat kita. niat yang kali pertama adalah untuk ibadah, niscya jika niat kita sudah benar segala akan mudah dan ujian nasional tidak sama dengan ujian nasib. sesungguhnya kita bisa lulus dengan nilai bagus jikalau kita itu sadar betapa pentingnya pendidikan.
pemerintah seharusnya memberikan fasilitas yang memadai disetiap sekolah di Indonesia ini. jikalau fasilitas telah terpenuhi, belajar pun akan nyaman. dan mengenakan. dan tidak ada unsur kecurigaan yaitu bocornya soal ujian tentang kasus suap menyuap sebagai universitas yang terkenal UII seharusnya mampu memberikan sebuah bimbingan dan fasilitas yang memadai bagi setiap mahasiswanya. serta memudahkan mereka dalam melanjutkan ke jenjang universitas. banyak diantara kita yang pandai namun tidak dapat meneruskan dikarenaka kasus perekonomian, jadi universitas idaman itu universitas yang bisa memberikan yang terbaik bagi calon mahasiswa maupun yang telah menjadi mahasiwa. perbanyak beasiswa serta kemudahan-kemudahan untuk masuk. UII sebuah universitas terkemuka di Indonesia jadi harus mampu memberikan yang terbaik.
pemerintah seharusnya memberikan fasilitas yang memadai disetiap sekolah di Indonesia ini. jikalau fasilitas telah terpenuhi, belajar pun akan nyaman. dan mengenakan. dan tidak ada unsur kecurigaan yaitu bocornya soal ujian tentang kasus suap menyuap sebagai universitas yang terkenal UII seharusnya mampu memberikan sebuah bimbingan dan fasilitas yang memadai bagi setiap mahasiswanya. serta memudahkan mereka dalam melanjutkan ke jenjang universitas. banyak diantara kita yang pandai namun tidak dapat meneruskan dikarenaka kasus perekonomian, jadi universitas idaman itu universitas yang bisa memberikan yang terbaik bagi calon mahasiswa maupun yang telah menjadi mahasiwa. perbanyak beasiswa serta kemudahan-kemudahan untuk masuk. UII sebuah universitas terkemuka di Indonesia jadi harus mampu memberikan yang terbaik.
Label:
UII GO internasional
Selasa, 09 Maret 2010
HUJAN RINDU DIMALAM KELABU
HUJAN RINDU DIMALAM KELABU
malam ini terasa sepi
malam ini bintang pun tak ku lihat
malam ini penuh kesunyian
ku teringat semua tentang dirimu
teringat sangat kita berdua memadu cinta
masih ku kenang semua tentang dirimu
masih ku ingat janji manismu
pernah kau bilang padaku, kalau kita akan hidup bersama untuk selamanya
namun.....
semua itu hanya tinggal kenangan belaka
semua itu bagaikan tulisan dipasir yang terhapus oleh air
entah mengapa malam ini bayang hadir menyelimuti hatiku
ingin rasanya ku melupakan semua ini
namun ku tak dapat melupakannya walau kini kau telah bersama dirinya
kini yang ku rasakan hanyalah perasaan rindu yang mendalam
rindu yang membanjiri jalan dalam hatiku
rindu yang tak dapat ku bendung lagi
andai dapat ku putar lagi waktu
ingin rasanya ku selalu di dekatmu
namun semua itu hanyalah mimpi
waktu terus berjalan dengan cepat
kini hancur sudah semua mimpi ku bersama mu
hancur sudah harapan ku mencintaimu untuk selamanya
cintamu kepada ku hanya sebatas buku diary
malam ini terasa sepi
malam ini bintang pun tak ku lihat
malam ini penuh kesunyian
ku teringat semua tentang dirimu
teringat sangat kita berdua memadu cinta
masih ku kenang semua tentang dirimu
masih ku ingat janji manismu
pernah kau bilang padaku, kalau kita akan hidup bersama untuk selamanya
namun.....
semua itu hanya tinggal kenangan belaka
semua itu bagaikan tulisan dipasir yang terhapus oleh air
entah mengapa malam ini bayang hadir menyelimuti hatiku
ingin rasanya ku melupakan semua ini
namun ku tak dapat melupakannya walau kini kau telah bersama dirinya
kini yang ku rasakan hanyalah perasaan rindu yang mendalam
rindu yang membanjiri jalan dalam hatiku
rindu yang tak dapat ku bendung lagi
andai dapat ku putar lagi waktu
ingin rasanya ku selalu di dekatmu
namun semua itu hanyalah mimpi
waktu terus berjalan dengan cepat
kini hancur sudah semua mimpi ku bersama mu
hancur sudah harapan ku mencintaimu untuk selamanya
cintamu kepada ku hanya sebatas buku diary
Label:
puisi
universitas idaman
Kenapa saya bilang Perguruan Tinggi Idaman karena setiap manusia pasti ingin melanjutkan ke perguruan tinggi agar cita-cita mereka tercapai,apalagi yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi Terbaik pasti sangatlah banyak tetapi mereka semua terkendala dengan masalah biaya.
Saya jadi teringat akan teman saya yang bilang :
Si A :"Kenapa kita harus sekolah tinggi-tinggi tapi hasilnya nanti pengangguran".
Saya : "Oh...masalah pengangguran itu hanyalah masalah orang itunya sendiri,kenapa?karena tiap individu pasti punya prinsip yang berbeda-beda,dan kemauan yang berbeda pula untuk tiap individunya serta bukan masalah masuknya kita ke Perguruan Tinggi Idaman atau Perguruan Tinggi Terbaik.Jangan salahkan Perguruan Tingginya,tapi koreksilah diri kita sendiri".
Okelah kalau begitu,cukup sekian pembukaan dari saya yang basa basi,kita masuk ke inti temanya langsung.Perguruan Tinggi sekarang ini sangat dibutuhkan oleh berbagai kalangan manusia yang telah lulus dalam menempuh 12 tahun di masa sekolah.Perguruan Tinggi Idaman sangat dinanti dan sangat dicari oleh lulusan SMA,Kenapa?karena Perguruan Tinggi Idaman pasti terdapat kualitas mutu dan sumber daya manusianya bagus,yang dilihat bukan dari segi kualitasnya tapi kuantitas suatu Perguruan Tinggi itu sendiri.Penilainnya juga dinilai langsung oleh masyarakat sekitar,Menteri Pendidikan dan lain-lain( saya tidak hapal).Perguruan Tinggi Idaman itu artinya sendiri adalah sebuah Sekolah Tinggi (Perguruan Tinggi) yang sangat di inginkan oleh setiap lulusan SMA,sebagai contoh Universitas Islam Indonesia yang berada di Jalan Kaliurang km 14,5.Statusnya dimata nasional sudah dianggap sebagai Perguruan Tinggi Idaman dan Terbaik yang berada di wilayah Yogyakarta,Bukan maksudnya sombong ya,tetapi UII adalah PT yang sangat mendominsi kejuaran tingkat nasional dan sangat membantu perannya dalam INDONESIA menjadi negara yang maju melalui para Dosen,Senior,Karyawan dan pihak-pihak lain yang telah membantu Universitas Islam Indonesia menjadi Perguruan Tinggi Favorit Indonesia milik swasta.
Selain itu Perguruan Tinggi Idaman sangatlah mempunyai berbagai kelengkapan sarana prasarana secara menyeluruh untuk menunjang mahasiswa dalam belajar.
Sebagai contoh :
Saya jadi teringat akan teman saya yang bilang :
Si A :"Kenapa kita harus sekolah tinggi-tinggi tapi hasilnya nanti pengangguran".
Saya : "Oh...masalah pengangguran itu hanyalah masalah orang itunya sendiri,kenapa?karena tiap individu pasti punya prinsip yang berbeda-beda,dan kemauan yang berbeda pula untuk tiap individunya serta bukan masalah masuknya kita ke Perguruan Tinggi Idaman atau Perguruan Tinggi Terbaik.Jangan salahkan Perguruan Tingginya,tapi koreksilah diri kita sendiri".
Okelah kalau begitu,cukup sekian pembukaan dari saya yang basa basi,kita masuk ke inti temanya langsung.Perguruan Tinggi sekarang ini sangat dibutuhkan oleh berbagai kalangan manusia yang telah lulus dalam menempuh 12 tahun di masa sekolah.Perguruan Tinggi Idaman sangat dinanti dan sangat dicari oleh lulusan SMA,Kenapa?karena Perguruan Tinggi Idaman pasti terdapat kualitas mutu dan sumber daya manusianya bagus,yang dilihat bukan dari segi kualitasnya tapi kuantitas suatu Perguruan Tinggi itu sendiri.Penilainnya juga dinilai langsung oleh masyarakat sekitar,Menteri Pendidikan dan lain-lain( saya tidak hapal).Perguruan Tinggi Idaman itu artinya sendiri adalah sebuah Sekolah Tinggi (Perguruan Tinggi) yang sangat di inginkan oleh setiap lulusan SMA,sebagai contoh Universitas Islam Indonesia yang berada di Jalan Kaliurang km 14,5.Statusnya dimata nasional sudah dianggap sebagai Perguruan Tinggi Idaman dan Terbaik yang berada di wilayah Yogyakarta,Bukan maksudnya sombong ya,tetapi UII adalah PT yang sangat mendominsi kejuaran tingkat nasional dan sangat membantu perannya dalam INDONESIA menjadi negara yang maju melalui para Dosen,Senior,Karyawan dan pihak-pihak lain yang telah membantu Universitas Islam Indonesia menjadi Perguruan Tinggi Favorit Indonesia milik swasta.
Selain itu Perguruan Tinggi Idaman sangatlah mempunyai berbagai kelengkapan sarana prasarana secara menyeluruh untuk menunjang mahasiswa dalam belajar.
Sebagai contoh :
- Adanya lab tiap fakultas
- WIFI yang sangat cepat
- Tempat sangat nyaman dan luas
- Lahan parkir yang luas
- Proyektor,ruang kelas yang nyaman dan bebas rokok.
- Adanya bank(bisa menabung,membayar SPP secara langsung)
- Dan lain-lain
Semua itu dimiliki oleh Perguruan Tinggi Terbaik yaitu Universitas Islam Indonesia selain itu untuk menunjang proses belajar juga didukung oleh Dosen dan para Staf yang sigap dalam menangani satiap permasalahan yang ada.Tapi selama ini Universitas Islam Indonesia sangatlah bersahabat sehingga alhamdulilah belum pernah terjadi perang antar fakultas dalam Universitas Islam Indonesia,sehingga UII sangatlah nyaman,aman dan semua bisa sejahtera untuk meraih ilmu.,selain itu UII juga mempunyai fakultas andalan yaitu Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Hukum untuk prioritas pemilihan tiap individu(berdasarkan prediksi saya) .Kenapa?
Fakultas Hukum telah melahirkan sarjana-sarjana hukum yang berkualitas dan kwantitas,tengok saja para jaksa yang sekarang ini,kebanyakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.
Fakultas Teknologi Industri banyak meluluskan sarjana-sarjana yang bekerja pada bidang proporsional dan handal.
Eits....bukan berarti Fakultas lain jelek lho...Fakultas lain juga tidak kalah menariknya kok,saya tidak sebutkan karena saya tidak menahu detail tentang masing-masing informasi secara mendetail.Takutnya nanti dianggap pembohong.Tapi kenyataan memang Universitas Islam Indonesia mempunyai regulasi yang bagus dan sangat di idamkan tiap manusia yang telah lulus dari bangku SMA/STM atau yang lainnya.Buktinya apa?Hm...untuk buktinya ada banyak kok,Ni Buktinya
Ada teman saya yang jauh-jauh dari Kalimantan dan sekolah di Universitas Islam Indonesia tanpa mencoba tes Perguruan Tinggi lainnya.
saya tanyakan alasannya "kenapa kamu kuliah disini?"
dia menjawab "UII bagus sih dari segi kualitas dan kwantitasnya".
Masih kurang?ada kok,tenang saja.Buktinya ada :
teman saya yang bilang "Aku ini dah coba mendaftar di berbagai perguruan tinggi,tetapi kok yang kecantol di Universitas Islam Indonesia".
saya tanyakan alasannya "Kenapa?"
Teman saya menjawab "Lha di tempat lain biayanya sangat membengkak,UII murah dan bagus"
Dari keterangan bukti di atas dapat diambil kesimpulan kenapa Universitas Islam Indonesia menjadi Perguruan Tinggi Idaman :
Fakultas Hukum telah melahirkan sarjana-sarjana hukum yang berkualitas dan kwantitas,tengok saja para jaksa yang sekarang ini,kebanyakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.
Fakultas Teknologi Industri banyak meluluskan sarjana-sarjana yang bekerja pada bidang proporsional dan handal.
Eits....bukan berarti Fakultas lain jelek lho...Fakultas lain juga tidak kalah menariknya kok,saya tidak sebutkan karena saya tidak menahu detail tentang masing-masing informasi secara mendetail.Takutnya nanti dianggap pembohong.Tapi kenyataan memang Universitas Islam Indonesia mempunyai regulasi yang bagus dan sangat di idamkan tiap manusia yang telah lulus dari bangku SMA/STM atau yang lainnya.Buktinya apa?Hm...untuk buktinya ada banyak kok,Ni Buktinya
Ada teman saya yang jauh-jauh dari Kalimantan dan sekolah di Universitas Islam Indonesia tanpa mencoba tes Perguruan Tinggi lainnya.
saya tanyakan alasannya "kenapa kamu kuliah disini?"
dia menjawab "UII bagus sih dari segi kualitas dan kwantitasnya".
Masih kurang?ada kok,tenang saja.Buktinya ada :
teman saya yang bilang "Aku ini dah coba mendaftar di berbagai perguruan tinggi,tetapi kok yang kecantol di Universitas Islam Indonesia".
saya tanyakan alasannya "Kenapa?"
Teman saya menjawab "Lha di tempat lain biayanya sangat membengkak,UII murah dan bagus"
Dari keterangan bukti di atas dapat diambil kesimpulan kenapa Universitas Islam Indonesia menjadi Perguruan Tinggi Idaman :
- Kualitas maupun kwantitasnya sangat baik dan diakui
- Biaya yang relatif murah dan terjangkau oleh tiap mahasiswa
- Ada bantuan untuk mahasiswa (Beasiswa)
- Sarana dan Prasarana sangat mendukung dan lengkap
- Kecakapan pengajar yang baik
Jadi Perguruan Tinggi Idaman yang baik mencakup semua aspek diatas,dan masih banyak kelebihan Universitas Islam Indonesia yang lainnya yang belum saya sebutkan diatas.
Anda tidak salah memilih untuk masuk ke Universitas Islam Indonesia,karena sebagai salah satu Perguruan Tinggi Idaman,Perguruan Tinggi Terbaik,Perguruan Tinggi Favorit Indonesia serta mencakup semua aspek-aspek untuk membentuk mahasiswa yang cerdas dan pandai serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Anda tidak salah memilih untuk masuk ke Universitas Islam Indonesia,karena sebagai salah satu Perguruan Tinggi Idaman,Perguruan Tinggi Terbaik,Perguruan Tinggi Favorit Indonesia serta mencakup semua aspek-aspek untuk membentuk mahasiswa yang cerdas dan pandai serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Label:
UII
Senin, 08 Maret 2010
terindah saat SMA
ya masa terindah dan berkesan saat masa sma. dimana masa tersebut sebuah masa yang tak akan terlupakan untuk selamanya.dan pada masa itulah kejayaan ku raih. ku menjuarai lomba debat bahasa indonesia sekota pekalongan bersama dua rekan saya. serta saya sering mengikuti seminar-seminar tentang pajak,dunia pendidikan dan masih banyak lagi....
hingga saya bisa masuk masuk universitas diponegoro sebuah universitas yang saya impikan sejak dulu, saya kira semua ini hanya mimpi namun semua ini bisa terjadi. semua itu emang berawal dari mimpi....
hingga saya bisa masuk masuk universitas diponegoro sebuah universitas yang saya impikan sejak dulu, saya kira semua ini hanya mimpi namun semua ini bisa terjadi. semua itu emang berawal dari mimpi....
Label:
UII
Selasa, 02 Maret 2010
kampus idaman
ketika mendengar kata "kampus" pasti yang ada pandangan kita adalah tempat kuliah dan tempat untuk mencari ilmu. dan bagaimana mewujudkan kampus idaman? UII sendiri telah terkenal ke seluruh penjuru indonesia.
sesungguhnya setiap mahasiswa pengin memiliki kampus idaman.... itu semua bukanlah sebuah impian sendiri.
kalau kita lihat sepintas kampus-kampus di indonesia, kebanyakan menarik dan idaman. sesungguhnya untuk memiliki kampus idaman itu harus ada upayanya...
sekarang di universitas diponegoro sendiri lagi menuju universitas riset pada 2020 mendatang.. mungkin kita bisa berkaca dengan undip itu sendiri. kalau kita selalu belajar dan belajar pasti bosen dan tidak mengasyikkan.
setelah saya mencoba menanyakan kepada teman-teman saya di kampus mereka kebanyakan menjawab kampus idaman itu yang harus memiliki fasiltas yang komplit dan murah...dan yang memberikan kepada setiap mahasiswa nya itu untuk bisa melakukan sebuah riset / penelitian.
mahasiswa tidak hanya pandai dalam dunia perkuliahan namun harus pandai dalam segala hal namun yang terpenting akhlak.... kalau akhlak sudah baik maka baik semua.
UII itu sendiri kan universitas yang berbasis islam, nah yang terpnting adalah pengembangan terhadap akhlaknya dulu. seperti kata lukman kepada anaknya: bila lidah dan hati baik maka baik semua namun bila hati dan lidah jahat maka jahat semua.
orang pandai banyak namun yang padai akhlaknya sedikit.... kampus idaman adalah sebuah kampus yang bisa menjembatani mahasiswa untuk lebih kreatif, imtak dan pandai....
sesungguhnya setiap mahasiswa pengin memiliki kampus idaman.... itu semua bukanlah sebuah impian sendiri.
kalau kita lihat sepintas kampus-kampus di indonesia, kebanyakan menarik dan idaman. sesungguhnya untuk memiliki kampus idaman itu harus ada upayanya...
sekarang di universitas diponegoro sendiri lagi menuju universitas riset pada 2020 mendatang.. mungkin kita bisa berkaca dengan undip itu sendiri. kalau kita selalu belajar dan belajar pasti bosen dan tidak mengasyikkan.
setelah saya mencoba menanyakan kepada teman-teman saya di kampus mereka kebanyakan menjawab kampus idaman itu yang harus memiliki fasiltas yang komplit dan murah...dan yang memberikan kepada setiap mahasiswa nya itu untuk bisa melakukan sebuah riset / penelitian.
mahasiswa tidak hanya pandai dalam dunia perkuliahan namun harus pandai dalam segala hal namun yang terpenting akhlak.... kalau akhlak sudah baik maka baik semua.
UII itu sendiri kan universitas yang berbasis islam, nah yang terpnting adalah pengembangan terhadap akhlaknya dulu. seperti kata lukman kepada anaknya: bila lidah dan hati baik maka baik semua namun bila hati dan lidah jahat maka jahat semua.
orang pandai banyak namun yang padai akhlaknya sedikit.... kampus idaman adalah sebuah kampus yang bisa menjembatani mahasiswa untuk lebih kreatif, imtak dan pandai....
Label:
UII
Selasa, 23 Februari 2010
remaja dan sex education
kehidupan remaja sekarang sungguh telah berubah, masuknya arus global menjadi perkembangan remaja semakin garang, dan serba canggih. apalagi tentang sex atau pergaulan remaja. bicara masalah sex di indonesia sepertinya masih tabu dan enggan menyebutkannya. padahal itu salah satu ilmu yang harus diketahui oleh remaja jangan sampai remaja salah dalam melangkah.
acapkali kita hanya menegur remaja yang berbuat seprti itu, memarahi serta menghukumnya. padahal itu salah dan dapat menyebabkan remaja condong ke arah lembah hitam.
sebagai orang tua atau orang yang tahu tentang pergaulan serta perkembangan psikologi remaja seharusnya kita harus bs mengontrol dan mengarahkan kehal positif sehingga kasus seperti hilangnya gadis karena facebook atau semacam itu tidak akan terjadi apabila kta lebh tanggap.
dan tentang LKMD ( lamar keri meteng ndisik )/ melamarnya nanti tapi dah hamil itu tidak kan terjadi apabila kta memberikan pendidikan tentang sex dan pembekalannya serta ditambah tentang pendidikan agama. moral bangsa ini jauh lebh buruk karena pendidikan agama jarang diperlakukan.
acapkali kita hanya menegur remaja yang berbuat seprti itu, memarahi serta menghukumnya. padahal itu salah dan dapat menyebabkan remaja condong ke arah lembah hitam.
sebagai orang tua atau orang yang tahu tentang pergaulan serta perkembangan psikologi remaja seharusnya kita harus bs mengontrol dan mengarahkan kehal positif sehingga kasus seperti hilangnya gadis karena facebook atau semacam itu tidak akan terjadi apabila kta lebh tanggap.
dan tentang LKMD ( lamar keri meteng ndisik )/ melamarnya nanti tapi dah hamil itu tidak kan terjadi apabila kta memberikan pendidikan tentang sex dan pembekalannya serta ditambah tentang pendidikan agama. moral bangsa ini jauh lebh buruk karena pendidikan agama jarang diperlakukan.
Label:
www.mudaers.com
Rabu, 17 Februari 2010
Bangga jadi indonesia
ya sebagai warga negara yang baik, kita harus bangga dengan negara kita yang tercinta. Indonesia negara yang makmur, tentram dan nyaman. dengan hanya dua musim saja. musim hujan dan panas. dibandingkan negara lain indonesia paling nyaman. Indonesia negara yang paling kaya, banyak pulaunya, hasil tambangnya serta kekayaan lain yang dimiliki oleh INdonesia.
apalagi rasa nasionalisme saya begitu besar, ketika mendengar berita Indonesia di jelek2in atau di buat marah ku pun tak akan tinggal diam. ingin ku membela bangsa ini. saya pun suka produk dalam negeri, produk dalam negeri sangat berkualiatas..... saya benci oleh orang2 yang membeli produk luar negeri karena alasan gengsi atau untuk pamer.....................
hidup indonesia
hidup bangsa ku..
jaya teruslah indonesia..
apalagi rasa nasionalisme saya begitu besar, ketika mendengar berita Indonesia di jelek2in atau di buat marah ku pun tak akan tinggal diam. ingin ku membela bangsa ini. saya pun suka produk dalam negeri, produk dalam negeri sangat berkualiatas..... saya benci oleh orang2 yang membeli produk luar negeri karena alasan gengsi atau untuk pamer.....................
hidup indonesia
hidup bangsa ku..
jaya teruslah indonesia..
Label:
indonesia
Senin, 15 Februari 2010
Pekalongan Punya selera
Pekalongan sebuah kota yang tidak terlalu besar, namun bila di gali lebih dalam maka akan punya selera di mata dunia. semisal: Batik. Batik ini adalah warisan nenek moyang, budaya yang harus di jaga kelestariannya...
serta masih banyak lagi
pekalongan pula mempunyai potensi untuk tumbuh menjadi kota besar. namun unsur religinya tak akan lepas.
pekalongan punya selera di mata dunia.
serta masih banyak lagi
pekalongan pula mempunyai potensi untuk tumbuh menjadi kota besar. namun unsur religinya tak akan lepas.
pekalongan punya selera di mata dunia.
Label:
www.mudaers.com
Jumat, 12 Februari 2010
pernikahan adat minang
Lubuk Jantan
Setiap daerah di Minangkabau memiliki adat pernikahan yang sedikit berbeda dari daerah lain. Prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan antara lain adalah:
Pelaminan khas minang ala Lubuk Jantan bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.
- Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
- Dalam prosesi pernikahan adat minang khas Lubuk Jantan ini dikisahkan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum’at setelah sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.Setelah Ijab Kabul selesai di Mesjid, Marapulai diantar oleh orang tua dan keluarga mendatangi anak daro dirumahnya. Kedatangan marapulai dirumah anak daro ini disambut dengan tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan yang semua menandakan bahwa marapulai diterima oleh keluarga anak daro.
- Prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan ini kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki yang dilaksanakan oleh ibu anak daro, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan dan pertengkaran antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.
- Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.
- Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.
- Para undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan dijamu dengan makanan khas Minangkabau. Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional Minangkabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain.
Beberapa perlengkapan yang dipakai pada prosesi pernikahan adat minang ini adalah sebuah keris pusaka minang untuk dikenakan marapulai, kain untuk ikat pinggang datuk yang dikenakan marapulai, tongkat khas minang yang di gunakan kedua ayah mempelai, hiasan kepala marapulai dan beberapa kalung tua untuk dikenakan pendamping dan ibu mempelai.
Label:
www.mudaers.com
memberikan info kepada masyarakat luas.
semua tulisan dalam blog ini bertujuan memberikan info kepada seluruh masyarakat dari lapis atas dan lapis bwah. semoga blog ini dpat berguna bagi kemaslahatan umat. kalau ada yang mau pasang iklan di blog ini silakan karena dapat membantu dalam mengelolah blog
Label:
www.mudaers.com
pernikahan adat di indonesia.....
Pernikahan adat Jawa melambangkan pertemuan antara pengantin wanita yang cantik dan pengantin pria yang gagah dalam suatu suasana kerajaan jawa. Sehingga pengantin pria dan pengantin wanita seperti menjadi raja dan ratu sehari. Biasanya acara pernikahan ini diadakan di rumah orang tua memnpelai wanita, orang tua dari pengantin wanita lah yang menyelenggarakan upacara pernikahan ini.
Secara garis besar rangkaian acara pernikahan adat jawa adalah sebagai berikut:
Setelah upacara pernikahan selesai, selanjutnya diakhiri dengan pesta pernikahan. Menerima ucapan selamat dari para tamu dan undangan. Mungkin ini bagian dari kebahagiaan ke dua mempelai dengan para tamu, keluarga serta para undangan abis itu kita bisa makan-makan.
Secara garis besar rangkaian acara pernikahan adat jawa adalah sebagai berikut:
- Lamaran
- Persiapan Pernikahan
- Pemasangan dekorasi
- Siraman
- Upacara Midodareni
- Srah Srahan
- Upacara Ijab Kabul
- Upacara panggih
- Upacara balangan suruh
- Upacara wiji dadi
- Tukar cincin Pertukaran cincin pengantin simbol dari tanda cinta.
- Upacara dahar kembul
- Upacara sungkeman
Setelah upacara pernikahan selesai, selanjutnya diakhiri dengan pesta pernikahan. Menerima ucapan selamat dari para tamu dan undangan. Mungkin ini bagian dari kebahagiaan ke dua mempelai dengan para tamu, keluarga serta para undangan abis itu kita bisa makan-makan.
Label:
pernikahan adat di indonesia
Rabu, 27 Januari 2010
terima kasih kepada gambang semarang dan pernikahan adat
saya mengucapkan terima kasih kepada mas supri dari gambang semarang yang telah memberikan komentar di blog dan juga kepada pernikahan adat. saya akan lebih memberikan info kepada khalayak banyak tentang dunia kuliner, politik, pernikahan adat dan lain sebagainya.
tujuan saya membuat blog ini untuk memberikan info kepada semua orang yang mungkin blum tahu atau bahkan ingin menambah wawasan.
doakan saja supaya blog ini tetap hidup dan bisa berguna bagi banyak orang.
salam manis
aku penerus ws rendra
fb: aku penerus ws rendra
tujuan saya membuat blog ini untuk memberikan info kepada semua orang yang mungkin blum tahu atau bahkan ingin menambah wawasan.
doakan saja supaya blog ini tetap hidup dan bisa berguna bagi banyak orang.
salam manis
aku penerus ws rendra
fb: aku penerus ws rendra
Label:
terima kasih
Selasa, 19 Januari 2010
hobi makan dan berniat mendirikan usaha warung makan
usia saya masih 22 tahun, saya emang penggemar makanan/kuliner. setiap ada kuliner baru yang memiliki citarasa khas maka saya beli. dan kepada pihak telkom semarang saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya lomba blog kuliner semarang, kuliner nusantara jauh lebih nikmat dan terjamin gizi serta halalnya dari pada kuliner internasional. harapan saya dengan terselenggaranya acara ni bisa membudayakan kuliner nusantara khususnya daerah semarang. memperkenalkan kuliner nusantara ke internasional. dan saya mempunyai cita-cita untuk membuka usaha kuliner di pekalongan. saya asli pekalongan dan di semarang kuliah di jurusan sastra indonesia undip angkatan 2007
Label:
ok banget
Minggu, 17 Januari 2010
KEISTIMEWAAN KOPI LUWAK
Di dunia, kopi menempati peringkat 2 setelah air putih dalam hal konsumsi. Kopi merupakan komoditas utama ekspor ketiga di bawah minyak bumi dan gas. Dengan tiga jenis kopi varietas unggul, Indonesia menempati urutan ketiga sebagai pemasok kopi dunia sesudah Brasil dan Kenya sesuai data FAO. Jenis kopi tersebut adalah Kopi Sumatera, Kopi Sulawesi dan Kopi Luwak. Dari ketiga jenis kopi tersebut, yang paling unik adalah Kopi Luwak. Meski menempati posisi ketiga dari yang lain, Kopi Luwak merupakan kopi yang paling dicari.
Secara umum, Kopi Luwak merupakan biji kopi matang yang dimakan oleh binatang Luwak dan dikeluarkan bersama kotoran binatang tersebut.
Kopi Luwak sebenarnya berasal dari biji kopi biasa. Yang menjadi pembeda dari yang lain adalah proses pengolahannya. Biji kopi yang telah dimakan oleh Luwak keluar bersama kotorannya. Melalui kotoran ini para petani kopi memanen biji Kopi Luwak. Memang kedengaran begitu menjijikkan. Padahal kopi yang sudah melewati proses fermentasi dari lambung Luwak memiliki rasa yang lembut dan terbebas dari zat asam.
Selain itu Kopi Luwak memiliki nilai jual yang tinggi. Jenis kopi ini masuk dalam Guiness Book of Records sebagai kopi termahal di dunia. Seandainya kopi tersebut tidak terlalu mahal, tentu menempati posisi pertama sebagai varietas unggul. Bayangkan, harga 1 kg kopi Luwak di Indonesia mencapai Rp1.300.000,00. Sedangkan harga di pasaran dunia melambung tinggi 635 US dolar per kilogram Kopi Luwak. Di negara kita, untuk menikmati secangkir kopi ini harus merogoh kocek Rp100.000,00. Sedangkan di Amerika harganya berkisar kurang lebih 400-500 ribu rupiah.
Banyak yang beranggapan bahwa Kopi Luwak hanya mitos belaka. Padahal negara kita memiliki perkebunan Kopi Luwak di kawah Gunung Ijen, Surabaya. BUMN ini dikuasai oleh PT Perkebunan Negara 12 (PPTN 12) yang kantornya berada di Jl. Rajawali 44 Surabaya.
Sebenarnya proses pengolahan Kopi Luwak cukup singkat. Pertama, petani boleh memetik buah kopi yang sudah matang di pohon (berwarna merah) atau membiarkan biji kopi yang matang jatuh sendiri. Yang kedua, para petani bisa membiarkan luwak untuk memakan kopi yang dipetiknya atau melepas luwak untuk mencari sendiri kopi yang sudah jatuh. Biasanya, kopi pilihan luwak sendiri adalah yang terbaik tapi jumlahnya sedikit. Jika para petani menginginkan hasil yang banyak, mereka bisa memberikan biji kopi yang dipetiknya pada luwak. Luwak tidak bisa memilih biji kopi yang terbaik dengan cara itu. Sehingga dihasilkan biji Kopi Luwak yang tidak otentik tetapi banyak.
Selanjutnya luwak akan mengeluarkan biji kopi secara utuh dalam bentuk feces. Luwak hanya mencerna daging buahnya saja. Setelah dicerna, biji kopi ini menjadi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Hal ini terjadi karena di dalam perut luwak terdapat kandungan protein yang bisa membantu proses tersebut.
Biji Kopi Luwak adalah yang berwarna kekuningan dan wangi. Sedangkan biji kopi biasa berwarna hijau dan kurang wangi. Jadi petani harus memisahkan dari feces, membersihkan lalu menjemurnya.
Biji Kopi Luwak ini adalah biji kopi terbaik karena bisa diminum tanpa gula dengan rasa getar dan aroma kopi yang begitu nikmat.
Kopi Luwak yang berasal dari Indonesia ini sudah terkenal di dunia dan menyandang gelar sebagai kopi teraneh dan termahal. Jadi tidak ada salahnya jika kita mencoba kopi kita yang istimewa ini.
Secara umum, Kopi Luwak merupakan biji kopi matang yang dimakan oleh binatang Luwak dan dikeluarkan bersama kotoran binatang tersebut.
Kopi Luwak sebenarnya berasal dari biji kopi biasa. Yang menjadi pembeda dari yang lain adalah proses pengolahannya. Biji kopi yang telah dimakan oleh Luwak keluar bersama kotorannya. Melalui kotoran ini para petani kopi memanen biji Kopi Luwak. Memang kedengaran begitu menjijikkan. Padahal kopi yang sudah melewati proses fermentasi dari lambung Luwak memiliki rasa yang lembut dan terbebas dari zat asam.
Selain itu Kopi Luwak memiliki nilai jual yang tinggi. Jenis kopi ini masuk dalam Guiness Book of Records sebagai kopi termahal di dunia. Seandainya kopi tersebut tidak terlalu mahal, tentu menempati posisi pertama sebagai varietas unggul. Bayangkan, harga 1 kg kopi Luwak di Indonesia mencapai Rp1.300.000,00. Sedangkan harga di pasaran dunia melambung tinggi 635 US dolar per kilogram Kopi Luwak. Di negara kita, untuk menikmati secangkir kopi ini harus merogoh kocek Rp100.000,00. Sedangkan di Amerika harganya berkisar kurang lebih 400-500 ribu rupiah.
Banyak yang beranggapan bahwa Kopi Luwak hanya mitos belaka. Padahal negara kita memiliki perkebunan Kopi Luwak di kawah Gunung Ijen, Surabaya. BUMN ini dikuasai oleh PT Perkebunan Negara 12 (PPTN 12) yang kantornya berada di Jl. Rajawali 44 Surabaya.
Sebenarnya proses pengolahan Kopi Luwak cukup singkat. Pertama, petani boleh memetik buah kopi yang sudah matang di pohon (berwarna merah) atau membiarkan biji kopi yang matang jatuh sendiri. Yang kedua, para petani bisa membiarkan luwak untuk memakan kopi yang dipetiknya atau melepas luwak untuk mencari sendiri kopi yang sudah jatuh. Biasanya, kopi pilihan luwak sendiri adalah yang terbaik tapi jumlahnya sedikit. Jika para petani menginginkan hasil yang banyak, mereka bisa memberikan biji kopi yang dipetiknya pada luwak. Luwak tidak bisa memilih biji kopi yang terbaik dengan cara itu. Sehingga dihasilkan biji Kopi Luwak yang tidak otentik tetapi banyak.
Selanjutnya luwak akan mengeluarkan biji kopi secara utuh dalam bentuk feces. Luwak hanya mencerna daging buahnya saja. Setelah dicerna, biji kopi ini menjadi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Hal ini terjadi karena di dalam perut luwak terdapat kandungan protein yang bisa membantu proses tersebut.
Biji Kopi Luwak adalah yang berwarna kekuningan dan wangi. Sedangkan biji kopi biasa berwarna hijau dan kurang wangi. Jadi petani harus memisahkan dari feces, membersihkan lalu menjemurnya.
Biji Kopi Luwak ini adalah biji kopi terbaik karena bisa diminum tanpa gula dengan rasa getar dan aroma kopi yang begitu nikmat.
Kopi Luwak yang berasal dari Indonesia ini sudah terkenal di dunia dan menyandang gelar sebagai kopi teraneh dan termahal. Jadi tidak ada salahnya jika kita mencoba kopi kita yang istimewa ini.
Label:
www.mudaers.com
KOPI LUWAK TERMAHAL DI DUNIA
Kopi luwak atau dalam bahasa Inggris disebut Civet Coffee adalah salah satu kopi termahal di dunia. Kopi ini berasal dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan hewan luwak (Paradoxurus Hermaphroditus), yakni sejenis musang yang dapat kita temukan di Sumatera bagian selatan dan beberapa daerah di Jawa.
Luwak adalah hewan yang senang mengkonsumsi buah-buahan. Salah satu buah kegemaran luwak adalah buah kopi. Namun buah kopi yang dimakan oleh luwak bukanlah buah kopi sembarangan. Luwak memiliki insting yang sangat baik dalam mencari buah kopi pilihan. Di dalam saluran pencernaan luwak, daging kopi dicerna, sedangkan biji kopi terfermentasikan dan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi yang ada di kotoran luwak inilah yang dikumpulkan oleh para petani untuk selanjutnya dibersihkan dan dijadikan minuman kopi luwak yang nikmat.Meskipun diambil dari kotoran luwak, kopi yang berasal dari bumi nusantara ini sangat spesial di mata para penikmat kopi. Kopi ini sangat tersohor, bahkan hingga ditayangkan di acara Oprah Winfrey Show. Di negeri Paman Sam kopi ini dijual seharga $50 tiap cangkirnya. Bahkan di Inggris setelah diracik bersama Jamaica Blue Mountain oleh Peter Jones, kopi ini laku seharga 50 poundsterling atau hampir Rp 1 juta rupiah untuk secangkirnya. Untuk saat ini hasil panen luwak kurang dari 200 KG per tahun. Dan kemungkinan besar kopi ini akan semakin sulit ditemukan seiring dengan makin langkanya luwak yang diburu karena dagingnya dipercaya dapat mengobati penyakit asma. Kelangkaan kopi luwak ini mendorong maraknya penjualan kopi luwak oplosan.
Di Indonesia sendiri Kopi Luwak menjadi merek dagang dari sebuah perusahaan kopi yang memasarkan produknya melalui kafe atau kedai di Mall Atrium di daerah Senen atau Mall Ciputra di Grogol.
± Doppio atau double shot, kandungan espresso-nya dua kali lebih banyak dibanding yang biasa. Mengandung kopi yang amat pekat dan terbilang berat bagi mereka yang bukan peminum kopi.
± Freddo disebut juga dengan iced coffee.
± Hag, kopi tanpa kafein.
± Latte, kopi yang dipadukan dengan susu panas, nikmat sebagai menu sarapan.
± Cappucino, espresso dikombinasikan dengan busa susu, dengan taburan coklat atau kayu manis bubuk di atasnya.
± Macchiato, cappuccino dalam ukuran kecil.
± Marocchino, espresso dipadukan dengan sedikit susu panas dan coklat bubuk.
± Granita di caffe con panna, jenis minuman kopi dingin es salju dan whipped cream di atasnya.
Selain menyajikan jenis-jenis minuman kopi racikan ala Italia di atas, coffee shop biasanya juga menyajikan kopi lokal, kopi iced blend, kopi dengan paduan buah alpukat, milk shake dengan rasa kopi, irish coffee (kopi dengan paduan Irish whiskey) serta tak ketinggalan kopi yang dipadukan dengan kalua yaitu alkohol berkadar rendah dan beraroma kopi dengan perbandingan 1:2. Bahkan coffee shop juga menyajikan cake dan muffin dengan rasa kopi.
Fakta Tentang Kopi
± 1-3 cangkir kopi sehari dapat membuat tubuh terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah lelah ataupun mengantuk. Kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membantu merubah cadangan lemak menjadi energi. Jadi wajarlah bila kopi dapat dapat menstimulasi susunan saraf pusat (otak) menjadi lebih bersemangat dan meningkatkan gairah kerja dalam mengawali hari baru.
± Namun, manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang dalam pekerjaannya memerlukan ketelitian, kerapian, dan ketepatan menghitung, seperti matematika, menggambar, atau melukis. Sebaliknya, minuman kopi lebih tepat bagi orang yang belajar ilmu-ilmu sosial atau menghafal.
± Bagi sebagian orang, minum kopi di pagi hari merupakan suatu kebutuhan. Kopi memang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari untuk menambah tenaga dan semangat, bukan di malam hari ketika organ-organ tubuh sudah harus beristirahat.
± Tidak semua orang dapat mengkonsumsi kopi, terutama jika orang tersebut menderita maag, atau memiliki penyakit tertentu. Mengkonsumsi kopi sebaiknya juga tidak berlebihan karena dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala, maupun jantung berdebar-debar. Minum kopi sebanyak 8-10 cangkir dalam sehari sudah termasuk kategori berlebihan.
± Bagi Anda yang ingin menikmati kopi tanpa kafein, tersedia juga varian kopi dengan kadar kafein rendah atau bahkan tanpa kafein.
Luwak adalah hewan yang senang mengkonsumsi buah-buahan. Salah satu buah kegemaran luwak adalah buah kopi. Namun buah kopi yang dimakan oleh luwak bukanlah buah kopi sembarangan. Luwak memiliki insting yang sangat baik dalam mencari buah kopi pilihan. Di dalam saluran pencernaan luwak, daging kopi dicerna, sedangkan biji kopi terfermentasikan dan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi yang ada di kotoran luwak inilah yang dikumpulkan oleh para petani untuk selanjutnya dibersihkan dan dijadikan minuman kopi luwak yang nikmat.Meskipun diambil dari kotoran luwak, kopi yang berasal dari bumi nusantara ini sangat spesial di mata para penikmat kopi. Kopi ini sangat tersohor, bahkan hingga ditayangkan di acara Oprah Winfrey Show. Di negeri Paman Sam kopi ini dijual seharga $50 tiap cangkirnya. Bahkan di Inggris setelah diracik bersama Jamaica Blue Mountain oleh Peter Jones, kopi ini laku seharga 50 poundsterling atau hampir Rp 1 juta rupiah untuk secangkirnya. Untuk saat ini hasil panen luwak kurang dari 200 KG per tahun. Dan kemungkinan besar kopi ini akan semakin sulit ditemukan seiring dengan makin langkanya luwak yang diburu karena dagingnya dipercaya dapat mengobati penyakit asma. Kelangkaan kopi luwak ini mendorong maraknya penjualan kopi luwak oplosan.
Di Indonesia sendiri Kopi Luwak menjadi merek dagang dari sebuah perusahaan kopi yang memasarkan produknya melalui kafe atau kedai di Mall Atrium di daerah Senen atau Mall Ciputra di Grogol.
Klasifikasi Sajian Kopi Bagi Anda yang ingin menjajal kopi di coffee shop, tak ada salahnya untuk mengenal jenis-jenis sajian minuman kopi terlebih dahulu. Seperti varian pizza atau pasta, Italia juga mengembangkan varian sajian minuman kopi.
± Espresso, merupakan paduan tiga kekuatan kopi, yaitu aroma, kekentalan, dan rasa yang dahsyat. Perpaduan cita rasa kopi ini mengantarkan espresso menjadi salah satu minuman yang digemari oleh penggemar kopi.
± Americano atau American-style coffee, lebih encer daripada espresso dan disajikan dalam gelas besar.± Doppio atau double shot, kandungan espresso-nya dua kali lebih banyak dibanding yang biasa. Mengandung kopi yang amat pekat dan terbilang berat bagi mereka yang bukan peminum kopi.
± Freddo disebut juga dengan iced coffee.
± Hag, kopi tanpa kafein.
± Latte, kopi yang dipadukan dengan susu panas, nikmat sebagai menu sarapan.
± Cappucino, espresso dikombinasikan dengan busa susu, dengan taburan coklat atau kayu manis bubuk di atasnya.
± Macchiato, cappuccino dalam ukuran kecil.
± Marocchino, espresso dipadukan dengan sedikit susu panas dan coklat bubuk.
± Granita di caffe con panna, jenis minuman kopi dingin es salju dan whipped cream di atasnya.
Selain menyajikan jenis-jenis minuman kopi racikan ala Italia di atas, coffee shop biasanya juga menyajikan kopi lokal, kopi iced blend, kopi dengan paduan buah alpukat, milk shake dengan rasa kopi, irish coffee (kopi dengan paduan Irish whiskey) serta tak ketinggalan kopi yang dipadukan dengan kalua yaitu alkohol berkadar rendah dan beraroma kopi dengan perbandingan 1:2. Bahkan coffee shop juga menyajikan cake dan muffin dengan rasa kopi.
Fakta Tentang Kopi
± 1-3 cangkir kopi sehari dapat membuat tubuh terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah lelah ataupun mengantuk. Kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membantu merubah cadangan lemak menjadi energi. Jadi wajarlah bila kopi dapat dapat menstimulasi susunan saraf pusat (otak) menjadi lebih bersemangat dan meningkatkan gairah kerja dalam mengawali hari baru.
± Namun, manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang dalam pekerjaannya memerlukan ketelitian, kerapian, dan ketepatan menghitung, seperti matematika, menggambar, atau melukis. Sebaliknya, minuman kopi lebih tepat bagi orang yang belajar ilmu-ilmu sosial atau menghafal.
± Bagi sebagian orang, minum kopi di pagi hari merupakan suatu kebutuhan. Kopi memang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari untuk menambah tenaga dan semangat, bukan di malam hari ketika organ-organ tubuh sudah harus beristirahat.
± Tidak semua orang dapat mengkonsumsi kopi, terutama jika orang tersebut menderita maag, atau memiliki penyakit tertentu. Mengkonsumsi kopi sebaiknya juga tidak berlebihan karena dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala, maupun jantung berdebar-debar. Minum kopi sebanyak 8-10 cangkir dalam sehari sudah termasuk kategori berlebihan.
± Bagi Anda yang ingin menikmati kopi tanpa kafein, tersedia juga varian kopi dengan kadar kafein rendah atau bahkan tanpa kafein.
Label:
kopi luwak
Layak kah Nasi Kucing jadi salah satu khas kuliner Semarang?
Menurut hemat saya, nasi kucing di Semarang cukup mendunia, bahkan lebih banyak yang jual nasi kucing dari pada yang jual Loenpia, yang notabene Loenpia Icon utama kuliner Semarang, he3x....walaupun gak satu2nya sih, selain itu ada juga bandeng presto, wingko babat sebagai pendukungnya.
Nasi kucing sendiri dapat dijumpai disetiap pojok, ujung gang, pasar, bahkan di deket kampus-kampus favoritpun nasi yang disajikanya dengan gerobak roda bertenda itupun selalu stanby. Pernah saya iseng tanya kepada salah satu penjual Nasi Kucing di kawasan kampus Tugu Muda Semarang, tentang banyaknya warung makan yang notabene sama-sama menjual Nasi, dengan santainya si penjual yang sambil menyampirkan kalung lap piring di pundaknya bilang ”Nasi kucing ada pelangganya sendiri mas, terlebih2 rejeki sudah ada yang ngatur” jawab si penjual sambil melayani pembeli yang waktu itu sangat membludak.
Jadi disini sangat jelas bahkan bisa di pastiin dari sisi penjual dan mendunianya, nasi kucing lebih unggul, tapi untuk menjadi salah satu kuliner khas kota semarang, ini yang harus dipertimbangin oleh instansi terkait. Memang sih tidak mudah prosesya, harus ditinjau dari beberapa aspek history dan tingkat kelayakanya nasi kucing itu sendiri. Nah.....monggo deh.. temen2 tinggal menilai sendiri pantas tidaknya nasi kucing jadi salah satu khas kuliner Semarang.
Label:
kucingan khas semarang
sejuta citra rasa kucingan di semarang
Apa Itu Nasi Kucing....???? mungkin kedengaranya serem, agak aneh, sedikit gak tega juga, tapi itu menurut kebanyakan orang yang belum pernah dengar salah satu khas kuliner semarang ini, tapi tidak bagi warga semarang dan sekitarnya. Kuliner ini menurut kebanyakan orang cocok banget untuk yang berkantong tipis, anak kos-kosan, low profile, atau yang hanya ingin ngobrol ngalor ngidul sambil menikmati manisnya teh anget dan gorengan-gorengan ringan.He3x...saya sendiri mendengar nasi kucing itu pertama kali tahun 1997, waktu itu kebetulan saya masih kelas 2 SLTP, di sela-sela intermeso, guru bahasa inggris kami nanya kepada semua siswa dikelas” siapa yang pernah makan nasi kucing” Tanya guru saya, sontak seluruh kelas kaget mendengarnya, dan bahkan banyak yang menciutkan bibirnya sambil ngerasa gak tega gitu...heh.. termasuk saya ini,...maklum waktu itu masih deso…klutuk…katrox…eee…apalagi ya…besok deh tak nanya Tukul Arwana dulu…heh…jangankan untuk pergi ke Semarang, ke pasar kota sendiri aja jarang banget….
inilah penafsiran salah kami waktu itu, Nasi Kucing adalah Nasi plus daging kucing, sama halnya dengan Nasi Ayam, yaitu Nasi plus daging ayam, heh …jangankan makan daging kucing, deket aja geli. Setelah sempet terdiam sejenak, akhirnya guru kami menjelaskan bahwa Nasi Kucing Bukan Nasi plus daging Kucing, melainkan nasi bungkus yang dikemas kecil karena nasinya dikit dan didalmnya terdapat berbagai lauk yang variatif, yang pernah saya jumpai sih diantaranya lauknya ikan teri, rames, kikil, ayam, ati, babat, dan banyak lagi. Tapi tetep serba minimalis. Biasanya rata-rata satu orang itu habis 2-4 bungkus sekali makan. He3x...kelihatnaya rakus ya...tapi enggak kok, disinilah nikmatnya mungkin...he3x...sok tau neh...kalo di rata-rata 4 bungkus nasi kucing itu sama dengan nasi satu piring normal di rumah kita. Tapi ada juga makan nasi kucing 2 bungkus aja sudah kenyang, soalnya masing-masing bungkusan dan ukuran perut tidak ada standarisasinya,..... ya iyalah....emang produk nasional pake SNI segala... he3x....Jadi kalo boleh saya simpulkan kenapa bisa dijuluki nasi kucing? Jawabanya ya karena nasinya sedikit, kucingkan makanya dikit,... nyolongnya aja yang banyak....Pak GIK...Iconnya nasi kucing Semarang...Pernah dengar Nasi Kucing pak GIK ?, kalo para Kucingers atau pecinta nasi kucing (He3x istilah yang aneh ) khususnya di kota semarang, pasti langsung tanggap.. sedikit sharing aja Nasi kucing pak GIK ini beda dari nasi kucing pada umumnya, khususnya di dalam penyajianya. Biasanya nasi kucing kebanyakan buka dari jam 5 sore hingga jam 10 malam, tapi kalo nasi pak GIK, justru jam 10 malam baru anget-angetnya, soalnya jam segitu baru dasar alias baru buka, he3x...pas banget kan bagi temen2 yang tiba-tiba lapar di kala memasuki tengah malam, langsung meluncur saja ke kawasan Wot gandul, kampung kali, gajahmada semarang, deket simpang 5. pasti dijamin umpel2an alias suk2an, sampai-sampai jam 3 pagi udah tinggal koretan.
Tak ada menu yang khusus banget sih, sama dengan menu nasi kucing pada umumnya, , Cuma karena bukanya pas menjelang tengah malam jadi terkesan lebih freesh, dan anget aja, disinilah nilai tambahnya menurut hemat saya. Di samping menu-menunya yang serba anget, Teh anget manisnya yang kentel bikin perut semakin dimanjakan. Bikin ketagihan ngejok pokoknya.....
Label:
kucingan
Rabu, 06 Januari 2010
beragam jenis pempek
Sudah pasti, penganan khas Palembang bernama pempek atau juga disebut empek-empek ini harus masuk jajaran nomor satu, berhubung dialah yang paling sukses mempopulerkan diri di segenap kota-kota besar lainnya di Nusantara, tak ketinggalan di Jakarta. Penjualnya dari abang-abang dengan gerobak di pinggir jalan, hingga resto-resto besar, bahkan juga restoran di hotel-hotel ternama. Penggemamya dari anak-anak kecil tingkat sekolah dasar yang sering terlihat berebut membeli jajanan ini di kantin sekolahnya, hingga para eksekutif dan pejabat-pejabat tinggi. Intinya, pempek sudah merasuk nyaman di lidah hampir setiap orang.
Namun jarang ada yang tahu, betapa lezatnya penganan ini di kota asalnya, dengan jenis yang lebih beragam, saus cuka yang lebih asam dan kandungan ikan belida atau tenggiri yang lebih terasa. Saat mampir di salah satu penjualnya yang tersebar di mana-mana di Palembang, bahkan juga hingga pelosok-pelosok Propinsi Sumatera Selatan, yang pertama dicari tentunya jenis yang paling kondang, yakni lenjer, lenggang dan kapal selam. Tapi, surprise... surprise... daftar menunya ternyata jauh lebih panjang dari sekedar tiga jenis itu.
Ada pempek pastel yang bentuknya seperti kue pastel dan berisi tumisan papaya muda, ebi yang telah dimasak dengan santan, beserta bumbu-bumbu bawang merah, bawang putih, lada dan garam. Anda bisa menyantapnya seperti sebagian besar warga Palembang, yakni cukup dengan direbus saja, atau bisa juga digoreng seperti yang kerap dilakukan di Jakarta untuk jenis pempek lenjer, lenggang dan kapal selam. Rasanya gurih dan enak sekali!
Ada pula pempek kerupuk yang dibuat dengan adonan yang lebih lembut dan lebih banyak kandungan ikannya, sehingga bisa dibentuk seperti kerupuk keriting. Jenis yang satu ini sudah mulai terlihat di Jakarta, terutama di kedai-kedai yang memang menjual masakan khas Palembang, namun kepopulerannya masih belum mampu mengalahkan lenjer, lenggang dan kapal selam. Cicipi pula pempek adaan yang berbentuk bulat dan biasanya selalu dijual dalam keadaan sudah digoreng. Selain berisi tepung sagu dan ikan, adonan pempek adaan juga dibubuhi telur dan irisan bawang merah.
Sesuai namanya, pempek kulit terbuat dari kulit ikan, yakni sisa-sisa ikan yang dagingnya telah dibuat pempek jenis lainnya. Sebelum dicampurkan ke dalam adonan, kulit ikan ini dihancurkan. Kemudian, adonannya ditambahkan telur agar lebih lembut. Sedangkan pempek Tunu yang berbentuk bulat pipih biasanya disajikan dengan cara dipanggang di atas bara api, kemudian dibelah dua, namun tidak sampai terputus. Belahan itu lalu diisi ebi, kecap dan sambal cabe rawit, dan dimakan tanpa saus cuka. Ada juga pempek tahu yang tentunya berisi tahu. Namun jenis ini kurang populer, karena mirip penganan lain yang bernama model. Warga Palembang biasanya lebih menyukai model ketimbang pempek tahu. Satu hal lagi, jangan pernah lupa menyantap pempek jenis apapun dengan kerupuk khasnya yang berwarna putih, berbentuk bulat tebal dan keras, namun membuat pempek jadi dua kali lipat lebih lezat!
Namun jarang ada yang tahu, betapa lezatnya penganan ini di kota asalnya, dengan jenis yang lebih beragam, saus cuka yang lebih asam dan kandungan ikan belida atau tenggiri yang lebih terasa. Saat mampir di salah satu penjualnya yang tersebar di mana-mana di Palembang, bahkan juga hingga pelosok-pelosok Propinsi Sumatera Selatan, yang pertama dicari tentunya jenis yang paling kondang, yakni lenjer, lenggang dan kapal selam. Tapi, surprise... surprise... daftar menunya ternyata jauh lebih panjang dari sekedar tiga jenis itu.
Ada pempek pastel yang bentuknya seperti kue pastel dan berisi tumisan papaya muda, ebi yang telah dimasak dengan santan, beserta bumbu-bumbu bawang merah, bawang putih, lada dan garam. Anda bisa menyantapnya seperti sebagian besar warga Palembang, yakni cukup dengan direbus saja, atau bisa juga digoreng seperti yang kerap dilakukan di Jakarta untuk jenis pempek lenjer, lenggang dan kapal selam. Rasanya gurih dan enak sekali!
Ada pula pempek kerupuk yang dibuat dengan adonan yang lebih lembut dan lebih banyak kandungan ikannya, sehingga bisa dibentuk seperti kerupuk keriting. Jenis yang satu ini sudah mulai terlihat di Jakarta, terutama di kedai-kedai yang memang menjual masakan khas Palembang, namun kepopulerannya masih belum mampu mengalahkan lenjer, lenggang dan kapal selam. Cicipi pula pempek adaan yang berbentuk bulat dan biasanya selalu dijual dalam keadaan sudah digoreng. Selain berisi tepung sagu dan ikan, adonan pempek adaan juga dibubuhi telur dan irisan bawang merah.
Sesuai namanya, pempek kulit terbuat dari kulit ikan, yakni sisa-sisa ikan yang dagingnya telah dibuat pempek jenis lainnya. Sebelum dicampurkan ke dalam adonan, kulit ikan ini dihancurkan. Kemudian, adonannya ditambahkan telur agar lebih lembut. Sedangkan pempek Tunu yang berbentuk bulat pipih biasanya disajikan dengan cara dipanggang di atas bara api, kemudian dibelah dua, namun tidak sampai terputus. Belahan itu lalu diisi ebi, kecap dan sambal cabe rawit, dan dimakan tanpa saus cuka. Ada juga pempek tahu yang tentunya berisi tahu. Namun jenis ini kurang populer, karena mirip penganan lain yang bernama model. Warga Palembang biasanya lebih menyukai model ketimbang pempek tahu. Satu hal lagi, jangan pernah lupa menyantap pempek jenis apapun dengan kerupuk khasnya yang berwarna putih, berbentuk bulat tebal dan keras, namun membuat pempek jadi dua kali lipat lebih lezat!
Label:
pempek
Minggu, 03 Januari 2010
kuliner khas semarang.. super nyossssssss
Sejak tahun 80-an, warung soto satu ini cukup populer di Semarang. Soto Neon yang berada di Jalan Brumbungan tepatnya di Taman Brumbungan Semarang Tengah tersebut memiliki pelanggan loyal.
Warung tersebut didirikan oleh Sarkani atau lebih dikenal dengan Pak Ni yang kini sudah menginjak usia 72 tahun. Nama Neon, menurut Pak Ni diberikan oleh para pelanggannya. Dahulu sebelum mangkal di Taman Brumbungan, Pak Ni mendorong gerobak soto keliling wilayah Semarang. yakni di gabahan, Gandul, Plampitan, Johar, Ngabangan dan Beteng. Dulu di kawasan tersebut dijual jam 18.00 hingga tengah malam. Untuk penerangan, Pak Ni memakai neon di depan gerobak. Sementara sumber listriknya menggunakan accu yang sudah dimodifikasi. Karena, satu-satunya soto gerobak yang menggunakan lampu neon, maka pelanggannya menyebut soto neon.
“Nama itu yang mengusulkan para pelanggan. Ketika pagi saya keliling di depan Loyola, Widosari, Karangwulan mulai pukul 07.00 sampai 11.00 siang,” ujar Pak Ni ditemani anak-anaknya.
Sebelum mangkal seperti sekarang, Pak Ni sempat istirahat beberapa bulan lamanya. Tahun 90-an kembali keliling mendorong gerobak. Dan tahun 1997 dianjurkan untuk mangkal di Brumbungan dekat dengan rumahnya. Kemudian mendirikan tenda sebagai tempat menetap di lapangan kosong.
Soto Neon sudah melegenda di kalangan warga Tionghoa yang bermukim di Semarang dan sekitarnya. Ada salah satu pelanggan yang kebetulan tinggal di Singapura memesan khusus soto neon untuk dikirim ke Singapura. Selain itu ada juga pelanggan datang dari Jogja, khusus hanya menyantap soto racikan Pak Ni.
“Pelanggan dari Jogja setiap mau ke sini selalu telepon dulu apakah buka atau tidak. Jadi mereka datang ke sini hanya mau makan. Selain itu ada juga pelanggan yang datang dari Jakarta, Jepara, Pemalang, Kendal, Bandung, dan Solo,” imbuh suami Ngatiyem ini bangga.
Selain itu banyak pula tokoh, pejabat, dan selebritis yang menyambangi warungnya seperti Bibit Waluyo, Menteri Purnomo Yusgiantoro, Roby Tumewu, Jupiter, Remy Silado, Victor Hutabarat, Atalariksyah, dan Asti Ananta.
Soto Pak Ni merupakan soto asli Semarang yang dipelopori almarhum Pawiro Sumito dari Sukoharjo yang dulu sempat memiliki 16 pikul soto pada tahun 50-an. Pak Ni yang asli Welahan Jepara ini sendiri mewarisi keahlian Pawiro dan meneruskannya hingga sekarang.
Keunikan soto Pak Ni pada onclangnya. Biasanya onclang dicampurkan ke dalam soto tidak langsung disajikan. Khusus Soto Neon, onclang disajikan dalam mangkok khusus, sehingga pelanggan tinggal mengambilnya dalam keadaan segar. Demikian pula seledrinya. Kuahnya sama dengan kuah di soto Semarang lainnya, agak keruh karena bumbu yang dicampurkan ke dalamnya.
Soto Neon buka dua kali, pagi pukul 06.00 – 14.30 dan malam hari pukul 16.30 hingga 23.00. Sehari warung ini menghabiskan minimal 11 ekor ayam. Untuk kebutuhan beras mencapai 16 kilogram pada hari biasa dan 25 kilogram hari libur. Disediakan pula aneka macam sate. Mulai dari sate ayam, kerang, usus, puyuh, hingga rempela ati. Atau bisa juga memilih tempe goreng, perkedel, sosis solo, lunpia, martabak, kroket, resoles, tahu rebung, dan berbagai macam kerupuk.
Berkunjung ke Semarang yang panas, enaknya minum yang segar-segar untuk membasahi tenggorokan. Untuk mengobati itu, salah satu alternatifnya mencicipi es di Pondok Es Snow White yang berlokasi di Jalan Wotgandul Dalam no 117A Semarang
Di pondok ini, disajikan beragam es dengan tampilan menawan. Disebut es snow white, menurut Budi Harsono Winarto, 62, pemiliknya, karena saat pertama kali dibuka, hanya menyuguhkan es isinya berwarna putih. “Isi es andalan kami semula adalah siwalan, agar-agar, kopyor, susu putih dan jeli,” ungkap Budi.
Namun, dengan banyaknya permintaan dari para pelanggan, maka inovasi pun dilakukan. “Akhirnya saya coba-coba sendiri, meramu berbagai macam bahan es. Dan jadilah beberapa macam es ini,” terangnya.
Es yang disajikan itu antara lain snow brown, yaitu es serut yang dilengkapi susu coklat, meses dan jeli, es snow black dengan cincau hitam. Sedangkan es shanghai diisi berbagai macam buah, meses, kelapa muda, kolang-kaling, nata de coco manisan nanas, susu. Ada juga es teler, es kopyor, es durian, es sarang burung dan masih banyak lainnya,” katanya.
Harga semangkuk es mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu. Selain mengandalkan cita rasa lezat, Pondok Snow White juga menawarkan layanan dan suasana tempat yang nyaman. Hal ini terlihat dari penataan tempatnya. Siapa saja yang singgah betah berlama-lama.
Selain terjaga kebersihannya, dekorasi interiornya menarik. Dengan warna dinding cerah merah muda dan hiasan dinding Putri Salju bersama 7 kurcaci.
Warung es tersebut mampu menampung sekitar 50 orang. Ditambahkan Budi, dirinya memulai membuka warung es, saat usaha percetakannya bangkrut sekitar 1980-an.
Dirinya berpikir usaha apa yang dapat bertahan di saat krisis. Pilihan Budi jatuh pada kuliner. Awalnya, ia menjual nasi pindang serta soto pada pagi hari, sedangkan malamnya berdagang es snow white.
“Es snow white saya jual sore hingga malam karena di sebelah ada yang jualan bakmi jowo. Tapi pada perkembangannya, es snow white justru berkembang pesat. Akhirnya kami fokus berjualan es saja,” terangnya.
Hingga saat ini, pondok esnya buka pukul 11.00 sampai 22.00. Pelanggannya mulai dari anak-anak hingga kakek-kakek. “Saya rasa yang suka dengan es, tidak hanya anak-anak tapi semua umur dan semua kalangan,” ungkapnya.
Menu-menu tradisional tetap digemari. Tak heran bila warung makan yang menyediakan masakan rumahan justru memiliki pelanggan loyal. Buktinya, Rumah Makan Bu Sum di Jalan Randusari Spaen 1 no 278 Semarang ini setiap hari dibanjiri pengunjung. Dari buka jam 06.00 sampai 16.00 warung tak pernah sepi, terlebih lagi pada jam-jam makan siang. Meskipun lokasinya berada di dalam kampung, pembeli tetap mencari.
Ada sekitar 50 jenis masakan Jawa, baik sayur maupun lauk-pauk yang disediakan oleh Suminah, 52, atau akrab disebut Bu Sum, pemilik warung. Kesemuanya masakan Jawa. Sebut saja lodeh kacang panjang-nangka muda, lodeh kangkung, otak-otak telur, perkedel, empal goreng, tempe goreng. Dan balado terong, oblok-oblok daun singkong, botok mlanding, oseng daun pepaya. Juga aneka sayur bening serta banyak lainnya. Konsumen tinggal pilih mana yang disuka.
“Paling banyak dicari pembeli itu lodeh kacang-gori (nangka muda), gimbal udang, juga oseng-oseng daun pepaya,”jelas Widiono, suami Bu Sum siang kemarin (5/6).
Pelanggan Bu Sum berbagai kalangan, kebanyakan para karyawan kantor, atau ibu-ibu pekerja yang tidak sempat masak. Bu Sum juga banyak melayani pesanan nasi dus dari instansi. Bahkan Wali Kota Sukawi Sutarip pun menjadi pelanggannya. “Pelawak Mamik, Tesi dan Didik Nini Thowok juga pernah makan di sini,”tambah Widiono yang sehari-hari PNS di Dinas Sosial Provinsi Jateng itu.
Bu Sum sebelumnya mangkal di Jalan Pemuda. Karena areal mangkalnya dibangun Gedung Bank Jateng, tahun 1990 pindah ke Jalan Randusari Spaen yang merupakan rumah tinggalnya. Diceritakan Widiono, awal buka di dalam kampung padat itu, dirinya sempat stres. Lantaran, tidak kelihatan dari jalan raya, siapa yang akan beli, begitu pikirnya waktu itu.
Lama-kelamaan, kelezatan masakan Bu Sum tersebar dari mulut ke mulut. “Pelanggan banyak juga yang dari luar kota. Misalnya para PNS daerah yang ada urusan di provinsi, makan di sini. Kami juga tidak paham, mereka tahu dari mana,”lanjut bapak 3 anak, 1 cucu ini seraya menambahkan dulu pegawai hanya 3 sekarang menjadi 14 orang yang kesemuanya perempuan. Rumah makan terus berkembang omzet per hari sekitar Rp 4 juta -5 juta. Tiap hari menghabiskan beras 70 kilogram
Warung tersebut didirikan oleh Sarkani atau lebih dikenal dengan Pak Ni yang kini sudah menginjak usia 72 tahun. Nama Neon, menurut Pak Ni diberikan oleh para pelanggannya. Dahulu sebelum mangkal di Taman Brumbungan, Pak Ni mendorong gerobak soto keliling wilayah Semarang. yakni di gabahan, Gandul, Plampitan, Johar, Ngabangan dan Beteng. Dulu di kawasan tersebut dijual jam 18.00 hingga tengah malam. Untuk penerangan, Pak Ni memakai neon di depan gerobak. Sementara sumber listriknya menggunakan accu yang sudah dimodifikasi. Karena, satu-satunya soto gerobak yang menggunakan lampu neon, maka pelanggannya menyebut soto neon.
“Nama itu yang mengusulkan para pelanggan. Ketika pagi saya keliling di depan Loyola, Widosari, Karangwulan mulai pukul 07.00 sampai 11.00 siang,” ujar Pak Ni ditemani anak-anaknya.
Sebelum mangkal seperti sekarang, Pak Ni sempat istirahat beberapa bulan lamanya. Tahun 90-an kembali keliling mendorong gerobak. Dan tahun 1997 dianjurkan untuk mangkal di Brumbungan dekat dengan rumahnya. Kemudian mendirikan tenda sebagai tempat menetap di lapangan kosong.
Soto Neon sudah melegenda di kalangan warga Tionghoa yang bermukim di Semarang dan sekitarnya. Ada salah satu pelanggan yang kebetulan tinggal di Singapura memesan khusus soto neon untuk dikirim ke Singapura. Selain itu ada juga pelanggan datang dari Jogja, khusus hanya menyantap soto racikan Pak Ni.
“Pelanggan dari Jogja setiap mau ke sini selalu telepon dulu apakah buka atau tidak. Jadi mereka datang ke sini hanya mau makan. Selain itu ada juga pelanggan yang datang dari Jakarta, Jepara, Pemalang, Kendal, Bandung, dan Solo,” imbuh suami Ngatiyem ini bangga.
Selain itu banyak pula tokoh, pejabat, dan selebritis yang menyambangi warungnya seperti Bibit Waluyo, Menteri Purnomo Yusgiantoro, Roby Tumewu, Jupiter, Remy Silado, Victor Hutabarat, Atalariksyah, dan Asti Ananta.
Soto Pak Ni merupakan soto asli Semarang yang dipelopori almarhum Pawiro Sumito dari Sukoharjo yang dulu sempat memiliki 16 pikul soto pada tahun 50-an. Pak Ni yang asli Welahan Jepara ini sendiri mewarisi keahlian Pawiro dan meneruskannya hingga sekarang.
Keunikan soto Pak Ni pada onclangnya. Biasanya onclang dicampurkan ke dalam soto tidak langsung disajikan. Khusus Soto Neon, onclang disajikan dalam mangkok khusus, sehingga pelanggan tinggal mengambilnya dalam keadaan segar. Demikian pula seledrinya. Kuahnya sama dengan kuah di soto Semarang lainnya, agak keruh karena bumbu yang dicampurkan ke dalamnya.
Soto Neon buka dua kali, pagi pukul 06.00 – 14.30 dan malam hari pukul 16.30 hingga 23.00. Sehari warung ini menghabiskan minimal 11 ekor ayam. Untuk kebutuhan beras mencapai 16 kilogram pada hari biasa dan 25 kilogram hari libur. Disediakan pula aneka macam sate. Mulai dari sate ayam, kerang, usus, puyuh, hingga rempela ati. Atau bisa juga memilih tempe goreng, perkedel, sosis solo, lunpia, martabak, kroket, resoles, tahu rebung, dan berbagai macam kerupuk.
Berkunjung ke Semarang yang panas, enaknya minum yang segar-segar untuk membasahi tenggorokan. Untuk mengobati itu, salah satu alternatifnya mencicipi es di Pondok Es Snow White yang berlokasi di Jalan Wotgandul Dalam no 117A Semarang
Di pondok ini, disajikan beragam es dengan tampilan menawan. Disebut es snow white, menurut Budi Harsono Winarto, 62, pemiliknya, karena saat pertama kali dibuka, hanya menyuguhkan es isinya berwarna putih. “Isi es andalan kami semula adalah siwalan, agar-agar, kopyor, susu putih dan jeli,” ungkap Budi.
Namun, dengan banyaknya permintaan dari para pelanggan, maka inovasi pun dilakukan. “Akhirnya saya coba-coba sendiri, meramu berbagai macam bahan es. Dan jadilah beberapa macam es ini,” terangnya.
Es yang disajikan itu antara lain snow brown, yaitu es serut yang dilengkapi susu coklat, meses dan jeli, es snow black dengan cincau hitam. Sedangkan es shanghai diisi berbagai macam buah, meses, kelapa muda, kolang-kaling, nata de coco manisan nanas, susu. Ada juga es teler, es kopyor, es durian, es sarang burung dan masih banyak lainnya,” katanya.
Harga semangkuk es mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu. Selain mengandalkan cita rasa lezat, Pondok Snow White juga menawarkan layanan dan suasana tempat yang nyaman. Hal ini terlihat dari penataan tempatnya. Siapa saja yang singgah betah berlama-lama.
Selain terjaga kebersihannya, dekorasi interiornya menarik. Dengan warna dinding cerah merah muda dan hiasan dinding Putri Salju bersama 7 kurcaci.
Warung es tersebut mampu menampung sekitar 50 orang. Ditambahkan Budi, dirinya memulai membuka warung es, saat usaha percetakannya bangkrut sekitar 1980-an.
Dirinya berpikir usaha apa yang dapat bertahan di saat krisis. Pilihan Budi jatuh pada kuliner. Awalnya, ia menjual nasi pindang serta soto pada pagi hari, sedangkan malamnya berdagang es snow white.
“Es snow white saya jual sore hingga malam karena di sebelah ada yang jualan bakmi jowo. Tapi pada perkembangannya, es snow white justru berkembang pesat. Akhirnya kami fokus berjualan es saja,” terangnya.
Hingga saat ini, pondok esnya buka pukul 11.00 sampai 22.00. Pelanggannya mulai dari anak-anak hingga kakek-kakek. “Saya rasa yang suka dengan es, tidak hanya anak-anak tapi semua umur dan semua kalangan,” ungkapnya.
Menu-menu tradisional tetap digemari. Tak heran bila warung makan yang menyediakan masakan rumahan justru memiliki pelanggan loyal. Buktinya, Rumah Makan Bu Sum di Jalan Randusari Spaen 1 no 278 Semarang ini setiap hari dibanjiri pengunjung. Dari buka jam 06.00 sampai 16.00 warung tak pernah sepi, terlebih lagi pada jam-jam makan siang. Meskipun lokasinya berada di dalam kampung, pembeli tetap mencari.
Ada sekitar 50 jenis masakan Jawa, baik sayur maupun lauk-pauk yang disediakan oleh Suminah, 52, atau akrab disebut Bu Sum, pemilik warung. Kesemuanya masakan Jawa. Sebut saja lodeh kacang panjang-nangka muda, lodeh kangkung, otak-otak telur, perkedel, empal goreng, tempe goreng. Dan balado terong, oblok-oblok daun singkong, botok mlanding, oseng daun pepaya. Juga aneka sayur bening serta banyak lainnya. Konsumen tinggal pilih mana yang disuka.
“Paling banyak dicari pembeli itu lodeh kacang-gori (nangka muda), gimbal udang, juga oseng-oseng daun pepaya,”jelas Widiono, suami Bu Sum siang kemarin (5/6).
Pelanggan Bu Sum berbagai kalangan, kebanyakan para karyawan kantor, atau ibu-ibu pekerja yang tidak sempat masak. Bu Sum juga banyak melayani pesanan nasi dus dari instansi. Bahkan Wali Kota Sukawi Sutarip pun menjadi pelanggannya. “Pelawak Mamik, Tesi dan Didik Nini Thowok juga pernah makan di sini,”tambah Widiono yang sehari-hari PNS di Dinas Sosial Provinsi Jateng itu.
Bu Sum sebelumnya mangkal di Jalan Pemuda. Karena areal mangkalnya dibangun Gedung Bank Jateng, tahun 1990 pindah ke Jalan Randusari Spaen yang merupakan rumah tinggalnya. Diceritakan Widiono, awal buka di dalam kampung padat itu, dirinya sempat stres. Lantaran, tidak kelihatan dari jalan raya, siapa yang akan beli, begitu pikirnya waktu itu.
Lama-kelamaan, kelezatan masakan Bu Sum tersebar dari mulut ke mulut. “Pelanggan banyak juga yang dari luar kota. Misalnya para PNS daerah yang ada urusan di provinsi, makan di sini. Kami juga tidak paham, mereka tahu dari mana,”lanjut bapak 3 anak, 1 cucu ini seraya menambahkan dulu pegawai hanya 3 sekarang menjadi 14 orang yang kesemuanya perempuan. Rumah makan terus berkembang omzet per hari sekitar Rp 4 juta -5 juta. Tiap hari menghabiskan beras 70 kilogram
Label:
kuliner semarang
Jumat, 01 Januari 2010
semarang
Ketika kita melewati sepanjang jalan Pandanaran, pastilah mata kita akan dihiasi dengan berjubel pembeli dan pedagang makanan khas Semarang. Begitu banyaknya kios-kios yang berada di sepanjang jalan Pandanaran menawarkan berbagai penganan asal ibu kota Jawa Tengah ini.
Jangan merasa kecewa jika anda merasa bahwa lumpia di beberapa tempat di Semarang kurang merasa “srek” jika anda bawa pulang ke daerah anda. Karena ada tempat dimana lumpia I ada di Semarang yaitu anda bisa langsung datang ke Pekojan, (MT. Haryono, bundaran jurnatan lalu belok kiri ada perempatan dan belok kiri lagi) dan disitulah lumpia yang sudah dipatenkan menjadi lumpia Semarang gang lombok berada. Lumpia yang pertama kali dibuat, lumpia yang sekitar pertengahan abad ke 19 baru ada di Semarang. Menurut sejarahnya nama dari lumpia itu sendiri diambil dari kata olimpiade. Karena dijajakan dan terkenal pada waktu olimpiade GANEFO di Semarang saat masih dipimpin Presiden Soekarno.
Generasi tertua dari lumpia Semarang yang masih hidup dan aktif berjualan adalah generasi ketiga dan keturunan (Tjoa Thay Yoe – Wasih) adalah Siem Swie Kiem (63) selain itu ada juga generasi ke 4 yang juga membuka beberapa kios dengan merek “Mbak Lien” di jalan Pandanaran dan Pemuda Semarang adalah Siem Siok Lien (41). Intinya jika kita benar-benar ingin menyatu dan benar-benar dianggap mengunjungi Semarang pastikan LUMPIA tidak akan anda lupakan.
lumpia semarang
Lumpia Semarang adalah makanan semacam rollade berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang. Citarasa lumpia Semarang adalah perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia, karena memang penemunya adalah orangTionghoa Semarang yang menikah dengan orang Indonesia. Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang pada waktu pesta olahraga GANEFO pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Harga lumpia yang dijual para pedagang tersebut berbeda-beda. Kios lumpia Gang Lombok milik Siem Swie Kiem, misalnya, menjual dengan harga Rp 6.000 per biji (goreng/basah). Kios di Jalan Pemuda milik Mbak Lien menjual dengan harga Rp 5.500 per biji. Sedangkan pedagang-pedagang lumpia lain menjual dengan harga sekitar Rp 2.500 per biji.
Hainan Punya Cara, Aceh Punya Nama
Di dalam Komunitas Jalansutra, selain menyebut diri secara umum sebagai penggemar makan-makan (foodies), sebagian dari kami juga tergabung dalam kelompok-kelompok minat khusus. Di bidang wine, ada Yohan Handoyo, Lorentia, Andy Moersalim, Gatot Purwoko, dan lain-lain. Di bidang teh, ada Ratna Somantri, Bambang “Laresolo”, Linda Widjaja, dan teman-temannya.
Sedangkan di bidang kopi, di bawah kepemimpinan Adi Taroepratjeka, cukup banyak yang bergabung di dalamnya, seperti: Tonny Syiariel, Rukasah Darajat, Luftran, dan kawan-kawan. Kelompok Adi dkk. ini sering melakukan coffee cupping – kalau dalam dunia wine disebut wine tasting – dengan menampilkan berbagai macam kopi eksklusif dan langka. Ada Kalosi dari Sulawesi, kopi Papua yang cadas, dan berbagai jenis kopi dari terroir eksotik lainnya.
Terus terang, dalam ketiga hal itu – wine, teh, dan kopi – saya baru sampai pada tingkat penikmat. Belum mencapai tingkat kecanggihan para afficionados. Tentu saya tahu bahwa kopi yang bagus memiliki derajat keasaman (acidity) yang pas, tetapi tidak kecut (sour). Saya juga agak tahu membedakan mana Robusta dan mana Arabika. Tetapi, kalau harus membedakan apakah yang satu ini dari Gayo (Aceh) atau dari Kilimanjaro (Afrika), barangkali saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Saya juga pernah termangu-mangu mengagumi kenikmatan kopi di Blue Mountain, Jamaica. Tetapi kalau sekarang disuruh mendeteksi kopi itu pastilah saya tidak mampu lagi.
Belum lama ini saya berkunjung ke Manado, salah satu kota Indonesia yang masyarakatnya memiliki “budaya” minum kopi yang kuat. Sekalipun mereka juga tidak tahu membedakan kopi Mandailing dari kopi Brasil, tetapi orang-orang Manado boleh dibilang sudah mencapai tingkat “kecanduan” hard-core. Seorang penikmat kopi bisa keluar-masuk rumah kopi tiga kali dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan kafein harian mereka.
Di Manado bahkan ada satu ruas jalan yang dipenuhi kedai kopi. Papan nama besar yang disponsori sebuah pabrik rokok bertulisan: “Community of Jalan Roda” – mengacu pada “the coffee community” yang suka nongkrong minum kopi di sana. Selain kopi hitam, di kawasan ini populer kopi goraka, yaitu kopi jahe khas Gorontalo. Ada juga beberapa kedai yang khusus menjual kopi kenari dengan biji kenari sangrai dirajang kasar ditaburkan di atas kopi panas. Cara ini mirip tradisi orang Prancis menaburkan pine nuts sangrai ke dalam teh panas.
Sambil menyeruput kopi, jajanan yang mendampingi adalah panada (semacam pastel tebal), lalampa (lemper isi tuna), nasi jaha (semacam lemang), kopi-kopi (semacam kue mangkuk), dan berbagai jajanan khas Minahasa. Seringkali juga tersedia nasi kuning yang dibungkus daun woka.
Di Manado inilah – akhirnya – saya menemukan semacam kesimpulan terhadap sebuah tanda tanya besar di kepala saya. Ketika singgah ke Rumah Kopi “Tikala” di daerah Sumur Bor yang sudah berusia 60 tahun lebih, saya iseng-iseng bertanya kepada pemiliknya. Ternyata, menurutnya, ayahnya dulu datang dari Pulau Hainan di Tiongkok. Dengan empat abangnya, mereka merantau ke Asia Tenggara. Mereka semua “berceceran” di Semenanjung Malaya untuk mengadu nasib. Hanya satu yang tiba di Manado. Seperti abang-abangnya yang sudah “turun” di Semenanjung Malaya, yang di Manado inipun kemudian membuka warung kopi. Itulah awal mula “budaya” minum kopi di Manado.
Orang-orang Aceh mungkin akan marah bila saya katakan bahwa yang disebut-sebut sebagai “Kopi Aceh” sebetulnya meniru “Kopi Hainan”. Yang saya persoalkan di sini bukanlah biji kopinya, melainkan cara menyedunya. Kalau melihat ciri-ciri dan sejarah kulinernya (the foodways), jelas sekali tampak adanya kesamaan cara menyedu kopi di Aceh dengan cara-cara yang dilakukan di kedai-kedai kopi orang Hainan di Semenanjung Malaya dan beberapa pulau di Indonesia.
Orang Aceh menyedu kopinya dengan saringan dari kain yang bentuknya mirip kaus kaki, lalu menuangkan kopi itu berpindah-pindah dari satu ceret ke ceret yang lain. Hasilnya adalah kopi yang sangat pekat, harum, tetapi tidak mengandung bubuk kopi karena sudah tersaring di dalam “kaus kaki” tadi.
Bahkan kalau dilihat bentuk saringan dan ceretnya, apa yang tampak di kedai-kedai kopi Aceh sangat mirip dengan yang ada di rumah-rumah kopi Hainan. Jadi, salahkah saya bila berpandangan bahwa orang-orang dari suku Hainan-lah yang memerkenalkan cara menyedu kopi seperti itu di Aceh? Di antara penggemar kopi, cara menyedu seperti itu sering disebut sebagai “Kopi Aceh”.
Jejak-jejak perantau Hainan juga tampak nyata di Medan, Tebingtinggi, Pematang Siantar, Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru, Padang, Bukittinggi, Jambi, Palembang, Glodok (Jakarta), Pontianak, Singkawang, Makassar, Manado, Tomohon, dan Kawangkoan. Di kedai-kedai kopi di kota-kota yang saya sebut di atas, tampak sekali adanya kesamaan cara menyedu serta alat-alat penyedunya. Masih banyak yang memakai arang untuk mendidihkan air. Kekentalan kopi yang dihasilkan pun kurang-lebih sama. Formulanya adalah satu kilogram kopi untuk 40-50 cangkir, atau sekitar 20-25 gram per cangkir. Hanya di Pontianak saja kopinya lebih encer dibanding kopi serupa di kota-kota lain.
Sekadar catatan, Pulau Hainan yang terletak di Selatan Republik Rakyat China ini dulunya disebut Pulau Kheng Chew. Pada akhir abad ke-19, pelabuhan di pulau ini dibuka sebagai pelabuhan internasional bebas. Inilah yang mengakibatkan arus perantau dari Hainan ke wilayah-wilayah Asia lainnya. Tetapi, mereka sudah ketinggalan dari suku Hokkian dan Tiociu yang lebih dulu “menguasai” beberapa kawasan Asia. Alhasil, orang-orang Hainan hanya kebagian pekerjaan-pekerjaan kasar dan rendahan.
Seorang pemilik kedai kopi di Padang, dengan tegas mengatakan bahwa semua pemilik kedai kopi di kota itu adalah keturunan pendatang dari Hainan. Demikian pula pemilik-pemilik kedai kopi di Batam dan Tanjungpinang. Nasi ayam Hainan yang sekarang populer – khususnya di Singapura dan Malaysia – juga merupakan warisan kuliner dari perantau Hainan di Asia. Padahal, di Hainan sendiri kita tidak menemukan sajian ayam kukus seperti itu.
Sebagai tradisi, Pontianak-lah yang agaknya masih sangat kental menampilkan “budaya” minum kopi. Rumah-rumah kopi berserakan di mana-mana. Di pagi hari, orang-orang memenuhi rumah kopi nyaris seperti bagian dari ibadah. Di luar Pontianak, di sebuah kota kecil bernama Sungei Pinyuh, terkenal warung-warung “kopi pangku”. Soalnya, kalau sudah agak malam, para karyawati warung-warung kopi itu – kabarnya, lho – suka dipangku-pangku para tamu.
Sepanjang pengetahuan saya, hanya di Aceh dan Gresik saja “the coffee connection” ini “dikuasai” oleh kaum pribumi. Di Aceh ada “Ulee Kareng” dan “Jasa Ayah”, di Gresik ada “Pak Rochim” – serta ratusan kedai kopi milik pengusaha kecil pribumi.
Kalau di Jakarta, mungkin “Tak Kie” di Glodok adalah satu-satunya kedai kopi orang Hainan yang masih bertahan dalam keasliannya. Orang-orang berdatangan dari jauh untuk menikmati es kopi yang merupakan sajian favorit “Tak Kie”. Ada juga “Phoenam” di Jalan Wahid Hasyim yang populer khususnya di antara warga Makassar di Jakarta.
Kini telah mulai muncul pula beberapa kopitiam baru yang diminati warga Jakarta. Ada “Lau’s Kopitiam” yang pertama muncul di Karawaci, lalu buka cabang di Emporium Pluit. Ada pula “Kopi Lay” yang buka gerai pertama di “Eat and Eat” Mal Kelapa Gading, dan mulai buka cabang di Bandung. Serta pendatang baru “Kopitiam Oey” yang hadir di Jalan Haji Agus Salim, Jakarta Pusat.
Sedangkan di bidang kopi, di bawah kepemimpinan Adi Taroepratjeka, cukup banyak yang bergabung di dalamnya, seperti: Tonny Syiariel, Rukasah Darajat, Luftran, dan kawan-kawan. Kelompok Adi dkk. ini sering melakukan coffee cupping – kalau dalam dunia wine disebut wine tasting – dengan menampilkan berbagai macam kopi eksklusif dan langka. Ada Kalosi dari Sulawesi, kopi Papua yang cadas, dan berbagai jenis kopi dari terroir eksotik lainnya.
Terus terang, dalam ketiga hal itu – wine, teh, dan kopi – saya baru sampai pada tingkat penikmat. Belum mencapai tingkat kecanggihan para afficionados. Tentu saya tahu bahwa kopi yang bagus memiliki derajat keasaman (acidity) yang pas, tetapi tidak kecut (sour). Saya juga agak tahu membedakan mana Robusta dan mana Arabika. Tetapi, kalau harus membedakan apakah yang satu ini dari Gayo (Aceh) atau dari Kilimanjaro (Afrika), barangkali saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Saya juga pernah termangu-mangu mengagumi kenikmatan kopi di Blue Mountain, Jamaica. Tetapi kalau sekarang disuruh mendeteksi kopi itu pastilah saya tidak mampu lagi.
Belum lama ini saya berkunjung ke Manado, salah satu kota Indonesia yang masyarakatnya memiliki “budaya” minum kopi yang kuat. Sekalipun mereka juga tidak tahu membedakan kopi Mandailing dari kopi Brasil, tetapi orang-orang Manado boleh dibilang sudah mencapai tingkat “kecanduan” hard-core. Seorang penikmat kopi bisa keluar-masuk rumah kopi tiga kali dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan kafein harian mereka.
Di Manado bahkan ada satu ruas jalan yang dipenuhi kedai kopi. Papan nama besar yang disponsori sebuah pabrik rokok bertulisan: “Community of Jalan Roda” – mengacu pada “the coffee community” yang suka nongkrong minum kopi di sana. Selain kopi hitam, di kawasan ini populer kopi goraka, yaitu kopi jahe khas Gorontalo. Ada juga beberapa kedai yang khusus menjual kopi kenari dengan biji kenari sangrai dirajang kasar ditaburkan di atas kopi panas. Cara ini mirip tradisi orang Prancis menaburkan pine nuts sangrai ke dalam teh panas.
Sambil menyeruput kopi, jajanan yang mendampingi adalah panada (semacam pastel tebal), lalampa (lemper isi tuna), nasi jaha (semacam lemang), kopi-kopi (semacam kue mangkuk), dan berbagai jajanan khas Minahasa. Seringkali juga tersedia nasi kuning yang dibungkus daun woka.
Di Manado inilah – akhirnya – saya menemukan semacam kesimpulan terhadap sebuah tanda tanya besar di kepala saya. Ketika singgah ke Rumah Kopi “Tikala” di daerah Sumur Bor yang sudah berusia 60 tahun lebih, saya iseng-iseng bertanya kepada pemiliknya. Ternyata, menurutnya, ayahnya dulu datang dari Pulau Hainan di Tiongkok. Dengan empat abangnya, mereka merantau ke Asia Tenggara. Mereka semua “berceceran” di Semenanjung Malaya untuk mengadu nasib. Hanya satu yang tiba di Manado. Seperti abang-abangnya yang sudah “turun” di Semenanjung Malaya, yang di Manado inipun kemudian membuka warung kopi. Itulah awal mula “budaya” minum kopi di Manado.
Orang-orang Aceh mungkin akan marah bila saya katakan bahwa yang disebut-sebut sebagai “Kopi Aceh” sebetulnya meniru “Kopi Hainan”. Yang saya persoalkan di sini bukanlah biji kopinya, melainkan cara menyedunya. Kalau melihat ciri-ciri dan sejarah kulinernya (the foodways), jelas sekali tampak adanya kesamaan cara menyedu kopi di Aceh dengan cara-cara yang dilakukan di kedai-kedai kopi orang Hainan di Semenanjung Malaya dan beberapa pulau di Indonesia.
Orang Aceh menyedu kopinya dengan saringan dari kain yang bentuknya mirip kaus kaki, lalu menuangkan kopi itu berpindah-pindah dari satu ceret ke ceret yang lain. Hasilnya adalah kopi yang sangat pekat, harum, tetapi tidak mengandung bubuk kopi karena sudah tersaring di dalam “kaus kaki” tadi.
Bahkan kalau dilihat bentuk saringan dan ceretnya, apa yang tampak di kedai-kedai kopi Aceh sangat mirip dengan yang ada di rumah-rumah kopi Hainan. Jadi, salahkah saya bila berpandangan bahwa orang-orang dari suku Hainan-lah yang memerkenalkan cara menyedu kopi seperti itu di Aceh? Di antara penggemar kopi, cara menyedu seperti itu sering disebut sebagai “Kopi Aceh”.
Jejak-jejak perantau Hainan juga tampak nyata di Medan, Tebingtinggi, Pematang Siantar, Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru, Padang, Bukittinggi, Jambi, Palembang, Glodok (Jakarta), Pontianak, Singkawang, Makassar, Manado, Tomohon, dan Kawangkoan. Di kedai-kedai kopi di kota-kota yang saya sebut di atas, tampak sekali adanya kesamaan cara menyedu serta alat-alat penyedunya. Masih banyak yang memakai arang untuk mendidihkan air. Kekentalan kopi yang dihasilkan pun kurang-lebih sama. Formulanya adalah satu kilogram kopi untuk 40-50 cangkir, atau sekitar 20-25 gram per cangkir. Hanya di Pontianak saja kopinya lebih encer dibanding kopi serupa di kota-kota lain.
Sekadar catatan, Pulau Hainan yang terletak di Selatan Republik Rakyat China ini dulunya disebut Pulau Kheng Chew. Pada akhir abad ke-19, pelabuhan di pulau ini dibuka sebagai pelabuhan internasional bebas. Inilah yang mengakibatkan arus perantau dari Hainan ke wilayah-wilayah Asia lainnya. Tetapi, mereka sudah ketinggalan dari suku Hokkian dan Tiociu yang lebih dulu “menguasai” beberapa kawasan Asia. Alhasil, orang-orang Hainan hanya kebagian pekerjaan-pekerjaan kasar dan rendahan.
Seorang pemilik kedai kopi di Padang, dengan tegas mengatakan bahwa semua pemilik kedai kopi di kota itu adalah keturunan pendatang dari Hainan. Demikian pula pemilik-pemilik kedai kopi di Batam dan Tanjungpinang. Nasi ayam Hainan yang sekarang populer – khususnya di Singapura dan Malaysia – juga merupakan warisan kuliner dari perantau Hainan di Asia. Padahal, di Hainan sendiri kita tidak menemukan sajian ayam kukus seperti itu.
Sebagai tradisi, Pontianak-lah yang agaknya masih sangat kental menampilkan “budaya” minum kopi. Rumah-rumah kopi berserakan di mana-mana. Di pagi hari, orang-orang memenuhi rumah kopi nyaris seperti bagian dari ibadah. Di luar Pontianak, di sebuah kota kecil bernama Sungei Pinyuh, terkenal warung-warung “kopi pangku”. Soalnya, kalau sudah agak malam, para karyawati warung-warung kopi itu – kabarnya, lho – suka dipangku-pangku para tamu.
Sepanjang pengetahuan saya, hanya di Aceh dan Gresik saja “the coffee connection” ini “dikuasai” oleh kaum pribumi. Di Aceh ada “Ulee Kareng” dan “Jasa Ayah”, di Gresik ada “Pak Rochim” – serta ratusan kedai kopi milik pengusaha kecil pribumi.
Kalau di Jakarta, mungkin “Tak Kie” di Glodok adalah satu-satunya kedai kopi orang Hainan yang masih bertahan dalam keasliannya. Orang-orang berdatangan dari jauh untuk menikmati es kopi yang merupakan sajian favorit “Tak Kie”. Ada juga “Phoenam” di Jalan Wahid Hasyim yang populer khususnya di antara warga Makassar di Jakarta.
Kini telah mulai muncul pula beberapa kopitiam baru yang diminati warga Jakarta. Ada “Lau’s Kopitiam” yang pertama muncul di Karawaci, lalu buka cabang di Emporium Pluit. Ada pula “Kopi Lay” yang buka gerai pertama di “Eat and Eat” Mal Kelapa Gading, dan mulai buka cabang di Bandung. Serta pendatang baru “Kopitiam Oey” yang hadir di Jalan Haji Agus Salim, Jakarta Pusat.
Label:
kopi
Langganan:
Postingan (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2010
(27)
-
►
Januari
(11)
- terima kasih kepada gambang semarang dan pernikaha...
- hobi makan dan berniat mendirikan usaha warung makan
- KEISTIMEWAAN KOPI LUWAK
- KOPI LUWAK TERMAHAL DI DUNIA
- Layak kah Nasi Kucing jadi salah satu khas kuliner...
- sejuta citra rasa kucingan di semarang
- beragam jenis pempek
- kuliner khas semarang.. super nyossssssss
- semarang
- lumpia semarang
- Hainan Punya Cara, Aceh Punya Nama
-
►
Januari
(11)
untuk mahasiswa
- student now,leader tomorrow
- pekalongan, jawa tengah, Indonesia
- nama: fadllan ady daya alamat: jalan.hayam wurk kauman Gg.1 no.3 pekalongan